Buka konten ini


JAKARTA (BP) – Superfood hasil inovasi peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ditawarkan sebagai pelengkap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) BRIN Puji Lestari mengatakan Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) merupakan pilot project percepatan kolaborasi riset pangan melalui sinkronisasi makanan bernutrisi (Nutrisync).
’’Proyek percepatan ini menjadi kontribusi nyata BRIN dalam mendukung keberhasilan program MBG,’’ katanya (26/7).
Khususnya, melalui pendekatan riset yang terstruktur dan berbasis kebutuhan pangan bernutrisi.
Puji menegaskan salah satu program yang akan dilakukan adalah riset inovasi superfood dan pangan alternatif. Kedua program tersebut, selama ini sudah dilakukan dan diinisiasi oleh para periset di PRTPP. ’’Saya minta risetnya semakin lengkap dan komprehensif,’’ lanjutnya.
Dalam mendukung program MBG, BRIN menggandeng mitra industri. Salah satunya adalah ID Food. Vice President ID Food Ferry menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam mendukung program MBG. Salah satunya terkait dengan proses pengolahan serta rantai pasok pangan. ’’Permasalahan untuk MBG adalah bagaimana mengolah bahan baku yang masih segar supaya tetap aman dan higienis pada saat dikonsumsi,’’ tuturnya. Untuk saat ini, manajemen bahan baku untuk MBG bakal berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Ferry mengatakan perlu dirancang teknologi penyimpanan komoditas pangan agar memiliki umur simpan yang panjang. Dengan begitu tetap bernutrisi, tidak rusak, serta aman untuk dikonsumsi.
’’ID Food telah memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi dengan menciptakan sistem cerdas terintegrasi dari hulu ke hilir. Sistem ini dirancang dalam rangka membantu menghubungkan komoditas pangan kepada konsumen atau end user,’’ lanjutnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEJO