Buka konten ini

SEI BEDUK (BP) – Proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani dari simpang Kepri Mall hingga Simpang Panbil terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (25/7), jalan sepanjang 3,8 kilometer ini sudah melebar menjadi lima lajur, membawa harapan baru untuk kelancaran lalu lintas di jalur strategis tersebut.
Pantauan Batam Pos di lapangan menunjukkan, sebagian besar pekerjaan fisik utama sudah rampung, khususnya di jalur dari simpang Kepri Mall hingga mendekati simpang Panbil. Beberapa titik telah disemenisasi dan tinggal menunggu tahap pengaspalan. Sementara itu, pekerjaan di sekitar simpang Panbil masih terus dikebut.
Di Simpang Panbil, pengerjaan difokuskan pada pembukaan row jalan baru yang akan menjadi bagian dari lajur tambahan. Proses semenisasi juga masih berlangsung intensif di area ini. Selama pengerjaan berlangsung, akses masuk menuju Panbil Mall ditutup sementara demi kelancaran proyek.
Penutupan ini memang menyebabkan sedikit gangguan arus lalu lintas dan perubahan akses bagi pengunjung mall, namun warga terlihat cukup memahami kondisi tersebut. Mereka berharap proyek ini bisa segera rampung agar manfaatnya bisa langsung dirasakan.
Para pekerja proyek, lengkap dengan alat berat, masih berjibaku di lapangan untuk menuntaskan tahap akhir pengerjaan. Dengan pelebaran menjadi lima lajur, ruas jalan ini diharapkan mampu mengurai kemacetan, terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari. Jalan Ahmad Yani selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan macet karena tingginya volume kendaraan, khususnya dari dan menuju kawasan industri Mukakuning.
Pelebaran jalan ini merupakan bagian dari program penguatan infrastruktur strategis yang digagas oleh BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya menegaskan bahwa proyek ini menjadi prioritas untuk mendukung iklim investasi yang sehat di Batam.
“Pembangunan strategis ini harus terus kita pacu. Infrastruktur yang baik akan memperlancar konektivitas dan membuka lebih banyak peluang ekonomi,” ujar Amsakar dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi menyukseskan proyek ini. Selain itu, keselamatan warga dan kelestarian lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama selama proses pembangunan berlangsung.
Warga pun diimbau tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi proyek, mengingat masih banyak alat berat beroperasi dan pengaturan lalu lintas bersifat sementara yang diberlakukan demi kelancaran pekerjaan. (***)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK