Buka konten ini

BINTAN (BP) – Belasan bak amrol atau kontainer penampung sampah di Kabupaten Bintan dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi ini menyebabkan tumpukan sampah berserakan di sejumlah titik, seperti yang terlihat di kawasan Gesek, Kecamatan Toapaya.
Meski sudah tidak layak pakai, bak amrol yang rusak tersebut masih tetap digunakan karena belum tersedia pengganti yang memadai.
“Kondisinya sudah parah, baunya menyengat dan sampahnya sering beterbangan ke mana-mana,” keluh Setianus, warga Toapaya, Selasa (22/7).
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki infrastruktur pengelolaan sampah demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, Niken Wulandari, menjelaskan bahwa dari total 39 unit bak amrol yang tersebar di berbagai kecamatan, sebagian besar dalam kondisi kurang baik.
“Saat ini ada belasan unit yang rusak. Beberapa sudah kami perbaiki, tapi masih ada sekitar 5 hingga 7 unit lagi yang menunggu perbaikan,” ujar Niken. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO