Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Salah satu ruangan kelas di SMK Negeri 1 Batam terbakar pada Selasa (22/7) dini hari. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik saat kondisi sekolah sedang kosong. Beruntung, api cepat dipadamkan sehingga tidak merembet ke ruangan lain.
Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kebakaran hanya berdampak pada sebagian kecil perabotan di dalam ruangan.
”Sudah berhasil ditangani dan tidak berdampak pada kegiatan belajar mengajar,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Tim pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu singkat. Beberapa kursi, meja, dan peralatan pembelajaran tampak hangus terbakar.
Korsleting listrik diduga kuat sebagai penyebab kebakaran. Saat kejadian, sekolah dalam keadaan sepi karena sudah di luar jam operasional.
“Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik di seluruh ruangan untuk menghindari kejadian serupa,” kata Deden.
Ia menjelaskan, saat ini kegiatan sekolah masih dalam masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. “MPLS baru akan berakhir Jumat nanti, jadi pembelajaran reguler belum sepenuhnya dimulai,” jelasnya.
Untuk siswa kelas XI dan XII, kegiatan belajar masih berlangsung secara daring karena sebagian besar guru fokus pada pelaksanaan MPLS. “Jadi, tidak ada hambatan atau gangguan yang berarti akibat kebakaran ini,” tambahnya.
Langkah perbaikan telah mulai dilakukan. Ruangan yang terbakar akan segera diperbaiki dan dibersihkan agar bisa digunakan kembali. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar untuk sementara dialihkan ke ruangan lain atau dilakukan secara daring.
Pihak sekolah juga akan mengevaluasi sistem kelistrikan serta menyiapkan langkah-langkah pencegahan.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Keamanan siswa dan guru adalah prioritas utama kami,” tutup Deden. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK