Buka konten ini

BATAM (BP) – Rony Widijarto resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau, menggantikan pejabat sebelumnya, Suryono. Prosesi pengukuhan digelar di Gedung BI Kepri, Jumat (18/7), dan dipimpin langsung oleh Deputi Gubernur BI, Juda Agung.
Dalam sambutannya, Juda menyampaikan bahwa pergantian pimpinan ini bukan sekadar proses administrasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat sinergi BI dengan mitra strategis di daerah.
“Estafet ini bukan hanya pergantian administratif, tetapi strategi untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat kolaborasi, terutama dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang,” ujarnya.
Juda juga memperkenalkan Rony sebagai sosok berpengalaman dalam berbagai penugasan strategis di lingkungan BI. “Pak Rony memiliki kapasitas dan pengalaman panjang. Kami percaya beliau dapat melanjutkan sinergi yang sudah terbangun di Kepri,” imbuhnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Suryono atas dedikasinya selama memimpin BI Kepri. Kini, Suryono mendapat amanah baru sebagai Deputi Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi beliau selama ini di Kepri,” kata Juda.
Dalam konteks global, Juda juga menyinggung tantangan ekonomi yang menuntut pendekatan bilateral antarnegera, baik dalam perdagangan maupun sektor jasa keuangan.
“Kami terus melakukan negosiasi dan kerja sama bilateral, termasuk dalam sistem pembayaran lintas negara,” katanya.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa sinergi antara BI dan Pemerintah Provinsi Kepri selama ini telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Pada triwulan pertama, pertumbuhan ekonomi Kepri tercatat sebesar 5,16 persen. Ini merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatra,” ujar Ansar.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut tidak hanya berdampak pada sektor makro, tetapi juga menyentuh pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan pengembangan ekonomi syariah. Salah satu bentuk kolaborasi yang disebutnya adalah pelaksanaan program Kurma 2025, yang mengusung transformasi digital melalui sistem pembayaran QRIS.
Menurut Ansar, berbagai capaian tersebut tidak lepas dari peran aktif dan inisiatif BI Kepri dalam mendukung program-program daerah. Ia pun berharap hubungan sinergis ini dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan yang baru.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan BI Kepri atas sinergi yang terjalin selama ini,” ujarnya.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perbankan, pelaku usaha, serta akademisi yang selama ini menjadi mitra strategis BI dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RYAN AGUNG