Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, turut hadir dalam kegiatan panen raya yang digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ia menekankan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan merupakan hasil kolaborasi semua pihak, bukan hanya peran individu tertentu, dan para petani memegang peranan penting sebagai garda terdepan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kawendra saat mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, dalam kunjungan kerja ke Jember bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Jumat, 11 Juli 2025. Kehadiran mereka mencerminkan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
”Ini bukan kerja satu orang. Bukan hanya Pak Prabowo atau Pak Wamentan. Ini kerja bersama—petani, kelompok tani, kader, hingga para pemimpin daerah ikut terlibat,” tutur Kawendra dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia kini memiliki cadangan padi terbesar dalam lebih dari lima dekade terakhir, yakni mencapai 3,4 juta ton, dan diperkirakan bisa meningkat hingga 4 juta ton. Pencapaian ini dinilai sebagai tonggak baru dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.
“Ini bagian dari mimpi besar Pak Prabowo—tentang masyarakat yang sejahtera, anak-anak yang tidak kelaparan, dan pendidikan yang merata. Ini bukan sekadar janji, tapi visi yang telah lama beliau perjuangkan,” tambah Kawendra.
Lebih lanjut, Kawendra menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Wakil Menteri Pertanian yang turut hadir di lokasi panen dan terlibat langsung bersama petani. Menurutnya, Sudaryono merupakan sosok muda yang energik dan tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga aktif di lapangan.
“Beliau luar biasa. Usianya masih muda, fasih berbahasa Jepang, dan punya semangat tinggi untuk membenahi sektor pertanian dari hulu ke hilir. Ini bukti nyata kehadiran negara,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kawendra juga menegaskan bahwa Komisi VI DPR RI selalu memperhatikan suara para petani. Setiap keluhan yang disampaikan akan menjadi bagian dari agenda kerja legislatif untuk ditindaklanjuti.
“Semangat Pak Prabowo sederhana: wong cilik bisa tersenyum. Maka kami di Komisi VI, bersama Mas Wamen di Kementan, bekerja searah demi rakyat. Kami pastikan setiap langkah berdampak nyata bagi petani dan keluarganya,” tegas Kawendra.
Ia pun meyakini bahwa momentum panen raya di Jember menjadi bukti bahwa petani tidak berjuang sendirian. Negara hadir untuk mendukung, mendengarkan, dan bekerja bersama mereka demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEJO