Buka konten ini
BATAM (BP) – Ribuan warga Kota Batam memadati Dataran Engku Putri, Batam Center, Sabtu (28/6) malam, untuk mengikuti peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Suasana yang penuh khidmat dan semarak menyelimuti area acara sejak petang.
Peringatan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam itu menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat yang hadir maupun yang menyaksikan dari rumah.
Pemko Batam menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Das’ad Latif, yang dikenal dengan gaya penyampaian lugas, jenaka, namun sarat makna. Kehadirannya disambut langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi jajaran pejabat pemerintah kota.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat Batam terhadap kegiatan keagamaan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kuatnya nilai spiritual yang terus tumbuh di tengah masyarakat kota industri.
“Mari kita jadikan tahun baru Islam ini sebagai momentum untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kualitas hidup. Kami bangga karena Batam selalu menunjukkan semangat luar biasa dalam kegiatan-kegiatan keagamaan,” ujar Amsakar.
Pada kesempatan itu, Pemko Batam juga memberikan penghargaan kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Batam dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Wali kota secara simbolis menyerahkan bonus kepada para peserta berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Suasana peringatan tahun baru Islam tahun ini terasa begitu hangat dan penuh kebersamaan. Lantunan salawat, doa bersama, dan ceramah menggugah hati mewarnai jalannya acara. Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pejabat turut menambah kekhidmatan malam peringatan ini.
“Semoga peringatan tahun baru Islam ini menjadi pengingat untuk kita semua agar terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan mempererat tali persaudaraan,” harap Amsakar.
Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif memulai ceramahnya dengan mengingatkan umat Islam untuk bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan tidak mati kecuali dalam keadaan beragama Islam.
Selain itu, ustaz kondang ini juga menyampaikan beberapa malan yang dianjurkan di dikerjakan umat Islam di bulan Muharram. Antara lain, memakmurkan masjid, memperbanyak istigfar.
”Istigfar sangat dianjurkan, bukan hanya untuk (memohon ampun atas) dosa, tetapi juga untuk meningkatkan kedekatan dengan Allah,” ujarnya.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk berpuasa minimal 10 hari di bulan Muharram, atau setidaknya 3 hari, atau 1 hari. Amalan lain yang tak kalah penting adalah bersedekah.
”Sedekah tidak harus berupa uang, tetapi bisa sesuai dengan profesi atau kemampuan masing-masing. Sedekah dapat membawa keberkahan dan melindungi dari hal-hal buruk,” terangnya. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK