Buka konten ini
CHARLOTTE (BP) – Cristian Chivu dan Thiago Silva merupakan dua bek tengah yang pernah mewarnai Derby della Madonnina. Derbi yang mempertemukan Inter Milan versus AC Milan. Saat itu, Chivu bersama Inter dan Silva dengan ACM lima kali berhadapan.
Il Principe, julukan Chivu, menang dua kali saat menghadapi Silva. Bahkan, dalam pertemuan pertama mere-ka di jornada kedua Serie A 2009–2010, Chivu dapat menjaga gawang Inter dari kebobolan dan menang 4-0.
Dini hari nanti (1/7), Chivu kembali bertemu dengan Silva dengan status bertolak belakang. Chivu masih bersama Nerazzurri –sebutan Inter– tetapi tidak lagi sebagai pemain, melainkan allenatore. Sementara Silva kini memperkuat Fluminense. Duel keduanya terjadi dalam 16 besar Piala Dunia Antarklub di Bank of America Stadium, Charlotte (siaran langsung DAZN pukul 02.00 WIB).
Dalam wawancara kepada Corriere dello Sport, mantan kiper Italia Francesco Toldo menyebut Chivu sebagai pelatih sama hebatnya dengan semasa aktif sebagai pemain dulu. Khususnya dalam me-ngorganisir lini pertahanan. “Aku yakin kemampuannya saat masih bermain dulu, sebagai bek tengah, banyak dia terapkan kepada pemain Inter saat ini,” kata Toldo.
Chivu konfiden Nerazzurri mampu melangkah jauh di Piala Dunia Antarklub ketika Il Principe makin mendapatkan chemistry dengan Lautaro Martinez dkk. “Mentalitasnya mengawal gawang bisa menyusahkan lawan,” klaim Toldo.
Sepanjang fase grup Piala Dunia Antarklub tahun ini, Inter sudah kemasukan dua gol. Yaitu saat menantang Monterrey CF (18/6) dan Urawa Red Diamonds (21/6). Sekali kemenangan tanpa kebobolan dicapai melawan River Plate (26/6).
Sama seperti Inter, Fluminense juga kebobolan dua gol. Tetapi, Flu –sebutan Fluminense – mampu mencatat dua kali nirbobol. Masing-masing lawan Borussia Dortmund (17/6) dan Mamelodi Sundowns (25/6). Meski, ada anggapan pertahanan Flu tidak banyak teruji di fase grup.
Kepada Globo Esporte, tandem Silva, bek tengah Flu Juan Freytes menilai timnya pun masih bisa tampil lebih baik lagi di fase knockout. Freytes juga menganggap efek keberadaan Silva mampu mendongkrak motivasinya dan rekan setimnya.
“Saat ada Thiago (Silva), aku maupun Ignacio (bek tengah Flu lainnya, red) mampu berkolaborasi dengan baik karena dia adalah seorang pemimpin,” tutur bek tengah asal Argentina itu. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG