Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Aksi tidak senonoh kembali mengusik kenyamanan warga Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Seorang pria dilaporkan memamerkan alat kelaminnya di depan umum, sebuah bentuk perilaku menyimpang yang dikenal sebagai eksibisionisme. Aksinya tidak hanya membuat resah, tapi juga menimbulkan ketakutan terutama di kalangan perempuan.
Pelaku disebut telah beraksi di beberapa lokasi, antara lain di depan rumah kos mahasiswi di kawasan Batu 10 dan permukiman warga di Batu 12, Tanjungpinang. Potongan video berdurasi singkat yang merekam ulah sang pelaku beredar luas di media sosial sejak akhir pekan lalu, memicu gelombang kekhawatiran.
Kapolresta Tanjungpinang, Komisaris Besar Polisi Hamam Wahyudi, memastikan bahwa laporan atas tindakan tak senonoh tersebut telah diterima dan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh jajarannya. ”Aksi seperti itu jelas tidak pantas dan meresahkan. Kami sudah mengantongi identitas wajah pelaku,” ujar Hamam, Minggu (29/6).
Hamam juga mengimbau warga untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat atau menjadi korban tindakan serupa. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghentikan praktik menyimpang semacam ini.
”Jangan ragu melapor. Ini menyangkut kenyamanan bersama,” tegasnya.
Salah satu saksi, Zara (nama disamarkan), mengisahkan bahwa pelaku datang dengan sepeda motor Honda Beat warna putih berpelat BP 2594 MT. Ia mengenakan helm kuning dan pakaian serba hitam. Pria itu memarkir kendaraannya tepat di depan rumah Zara dan sejumlah rekannya.
”Awalnya kami mengira ia hanya sedang menunggu seseorang. Tapi tak lama, dia malah membuka celananya dan memperlihatkan alat kelaminnya ke arah kami yang sedang duduk di dalam mobil,” cerita Zara, masih terdengar syok.
Aksi itu, meski berlangsung singkat, meninggalkan trauma bagi para saksi. Zara mengaku baru pertama kali menyaksikan perilaku semacam ini secara langsung dan kini merasa khawatir bila pelaku kembali datang.
”Langsung pergi setelah itu, tapi kami sudah lapor ke Polsek Tanjungpinang Timur,” ujar Zara.
Kepolisian belum mengungkapkan identitas lengkap pelaku, namun menegaskan bahwa penyelidikan sedang berjalan. Warga berharap pelaku segera ditangkap sebelum meresahkan lebih banyak orang. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO