Buka konten ini
Kabupaten Karimun terus berbenah di sektor pariwisata. Saat ini, daerah berjuluk Bumi Berazam itu telah memiliki enam desa wisata yang diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Karimun, Benny Yudistira, menyampaikan bahwa keenam desa wisata tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Karimun Nomor 314 Tahun 2023 tertanggal 17 Februari 2023 lalu.
‘‘Enam desa wisata ini dikelola langsung oleh masing-masing pemerintah desa. Fasilitasnya juga sudah cukup memadai dengan spot-spot foto menarik,’’ ujar Benny, Jumat (27/6).
Adapun desa wisata yang dimaksud yakni Desa Tulang dengan pesona alam dan bahari yang masih asri, Desa Pangke Barat yang menawarkan keindahan pantai, serta Desa Pongkar dengan suasana alam pegunungan dan kawasan wisata buatan.
Kemudian, Desa Lubuk di Pulau Kundur dengan daya tarik alam bernuansa sejarah, Desa Jang di Pulau Moro yang menyuguhkan wisata alam, dan Desa Tanjung Hutan di Kecamatan Buru yang terkenal dengan wisata kolam air panasnya. Benny menambahkan, meski usia desa wisata ini baru setahun lebih, potensi yang dimiliki sangat menjanjikan. Saat ini, keenam desa tersebut berada di tahap rintisan menuju desa wisata mandiri.
Menuju desa wisata mandiri ada empat tahapan yang harus dilalui, yakni rintisan, berkembang, maju, dan mandiri. Proses ini butuh waktu dan kolaborasi antara Dispar Karimun dan pemerintah desa,’’ jelasnya.
Dispar Karimun terus mendorong promosi dan pengembangan desa wisata agar dapat menjadi destinasi favorit wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
‘‘Kami optimistis, ke depan desa wisata ini bisa mengelola potensi alamnya sendiri, memberdayakan masyarakat, serta menghasilkan manfaat ekonomi bagi warga setempat,’’ pungkas Benny. (*)
Reporter : TRI HARYONO
Editor : IMAN WACHYUDI