Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Panitia seleksi (Pansel) dewan pengawas, komisaris dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memperpanjang jadwal pendaftaran. Hal ini disebabkan, pada pembukaan pertama pendaftaran yang dimulai pada Selasa (10/6) sampai Senin (23/6) sepi pelamar atau peminat.
Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy, yang dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (24/6) membenarkan panitia seleksi dewan pengawas, komisaris dan direksi BUMD melakukan perpanjangan waktu pendaftaran yang dimulai hari ini (Selasa, red) sampai dengan Senin (30/6) disebabkan pelamar belum sampai batas minimal.
’’Seperti diketahui, pendaftaran yang dibuka itu untuk dua BUMD. Yakni, Perumda BPR Tuah Karimun dan PT Pelabuhan Karimun (Perseroda). Untuk Perumda BPR Tuah Karimun lamaran yang dibuka jabatan komisaris independen, jabatan direktur utama dan direktur kepatuhan. Sampai dengan sore hari, pelamar hanya 4 orang. Terdiri dari jabatan direktur utama 2 orang, jabatan pengawas independen 1 orang dan jabatan direktur kepatuhan 1 orang,’’ ujarnya.
Dikatakannya, jika melihat jumlah pelamar yang melamar pada masing-masing jabatan belum mencukupi syarat minimal yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yakni, setiap jabatan minimal harus ada 3 orang pelamar. Dengan belum cukupnya jumlah pelamar, maka Pansel kembali membuka pendaftaran.
’’Kemudian, untuk jabatan di PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) yang ditawarkan terdiri dari direktur utama, direktur operasional dan komisaris independen, Jumlah pelamar memang banyak. yakni, 10 orang. Namun ada dua jabatan yang belum cukup jumlah minimal. Yakni, jabatan direktur utama baru 2 orang yang mendaftar dan jabatan direktur operasional tidak ada sama sekali. Sedangkan, jabatan komisaris independen 8 orang yang artinya sudah cukup batas minimal,’’ jelasnya.
Djunaidy menyebutkan, minimnya pelamar pada jabatan direksi BUMD karena memang pelamar yang mendaftar harus memiliki kriteria. Seperti, untuk jabatan direktur di BPR Tuah Karimun harus memiliki sertifikat perbankan yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah. Begitu juga dengan jabatan direksi di PT pelabuhan Karimun yang memiliki pengalaman di bidang pelabuhan. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : IMAN WACHYUDI