Buka konten ini
BINTAN (BP) – Suara roda berdengung kencang memecah kesunyian pagi di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan. Selama tiga hari, sejak 20 hingga 22 Juli, kawasan yang biasanya lengang itu disulap menjadi arena balap penuh adrenalin dalam ajang OCBC National Championships, lomba balap sepeda tingkat internasional.
Sebanyak 286 pembalap dari 19 negara ambil bagian dalam kompetisi ini, termasuk atlet dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, hingga Cina. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 139 peserta.
Ketua Harian Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Bintan, Rudi Hendratmo, mengatakan Bintan sudah dua kali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi ini. Pada 2023, ajang serupa digelar di Simpang Lagoi, dan tahun ini berpindah ke kawasan Kompleks Pemkab Bintan.
Menurut Rudi, pemilihan lokasi baru ini bukan tanpa alasan. ”Lintasannya steril, aman, dan ramah lingkungan. Cocok sekali untuk event internasional,” ujar Rudi.
Bukan hanya jumlah peserta yang meningkat, durasi penyelenggaraan juga lebih panjang. Hal ini, menurut Rudi, menunjukkan tingginya minat peserta sekaligus kepercayaan penyelenggara terhadap Bintan sebagai tuan rumah.
Ia berharap, gelaran ini tak hanya menjadi ajang adu cepat para atlet sepeda, tetapi juga mampu mendorong sektor pariwisata di Bintan.
“Dengan kehadiran peserta dan ofisial dari berbagai negara, kita berharap ada dampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan ekonomi lokal,” kata Rudi.
OCBC National Championships menjadi bukti bahwa Bintan tak hanya indah di mata wisatawan, tetapi juga tangguh sebagai tuan rumah event olahraga kelas dunia. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO