Buka konten ini






Sejumlah peristiwa terjadi di Kota Batam sepanjang sepekan terakhir. Salah satunya kemacetan yang terus menjadi perhatian masyarakat, terutama di Jalan Tengku Sulung, Batam Kota.
Jalan ini kerap padat kendaraan karena lebarnya yang terbatas, sementara arus lalu lintas cukup tinggi. Kondisi ini membuat pengendara harus lebih bersabar, terutama pada jam sibuk.
Di tengah hiruk pikuk kota, proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) juga tengah berlangsung. Di SDN 010 Batam Kota, panitia SPMB terlihat bersiaga menunggu pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Kota Batam. Proses penerimaan dilakukan dengan tertib, di tengah antusiasme para orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah favorit.
Dari sisi penegakan hukum, Kejaksaan Negeri Batam menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Perumahan Merlion Square, Tanjunguncang. Proses hukum ini terus berjalan guna memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan fasilitas publik.
Masih dalam bidang hukum, Polresta Barelang juga menunjukkan kesigapannya. Dua pelaku jambret berhasil ditangkap dan diinterogasi langsung oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, yang didampingi Kapolsek Batam Kota. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Batam terus melakukan penertiban terhadap reklame ilegal. Sejumlah petugas dari Ditpam, Satpol PP, dan instansi terkait melakukan razia di beberapa titik di kawasan Batam Center. Penertiban ini dilakukan untuk menjaga keindahan dan ketertiban tata ruang kota.
Sementara itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri melakukan pemusnahan barang bukti narkotika di kantor mereka. Barang bukti berupa sabu dan ganja dimusnahkan dengan menggunakan mesin pembakar (incinerator), sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kepulauan Riau.
Di tengah dinamika sosial dan hukum, geliat pembangunan Kota Batam juga terus berjalan. Gedung-gedung tinggi seperti hotel, apartemen, dan perkantoran terus bermunculan di kawasan Nagoya dan Jodoh.
Pemandangan ini menunjukkan perkembangan pesat Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (***)
Reporter : TIM BATAM POS
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI