Buka konten ini
Program prioritas keempat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, segera direalisasikan. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) untuk menyalurkan pinjaman modal usaha bagi pelaku usaha mikro, dengan skema tanpa bunga dan tanpa agunan. Peluncuran program ini dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemko Batam dan BTN sebagai salah satu bank milik negara. Skema ini dirancang untuk membuka akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha kecil tanpa membebani mereka dengan bunga maupun jaminan.
“Skema pinjamannya maksimal Rp20 juta. Tidak ada bunga, tidak ada agunan. Pemerintah yang akan menanggung bunga pinjaman, sementara pelaku usaha hanya membayar pokok pinjamannya,” ujar Hendri, Senin (16/6).
Ia menambahkan, sebanyak dua ribu pelaku usaha mikro di Kota Batam ditargetkan menjadi penerima manfaat tahap awal program tersebut. Namun, jika animo masyarakat tinggi, jumlah penerima bisa melebihi target.
“Banyak yang sudah tidak sabar. Karena hanya membayar pokok pinjaman, sementara bunganya ditanggung pemerintah,” ujarnya.
Adapun syarat utama untuk mengakses program ini yakni memiliki KTP Batam, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta lokasi usaha yang berada di wilayah Kota Batam. Beberapa pelaku usaha juga dijadwalkan hadir dalam seremoni peluncuran sebagai penerima awal program.
“Sudah ada enam hingga delapan pelaku usaha yang bersedia hadir saat peluncuran nanti,” tambahnya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa program ini merupakan solusi konkret atas kesulitan permodalan yang kerap dihadapi pelaku UMKM.
“Kami ingin memberikan kemudahan, bukan beban baru. Banyak pelaku usaha kecil kesulitan mendapat modal karena tidak punya jaminan atau takut dengan bunga tinggi. Ini yang coba kita bantu,” ujar Amsakar.
Ia berharap skema pinjaman ini dapat menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
“Yang jelas, kami sudah siapkan mekanisme dan mitra perbankan untuk menjalankannya,” tutup Amsakar. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK