Buka konten ini



Pulau Nirup menjadi destinasi wisata bahari terbaru yang hadir di Batam. Berlibur dengan pengalaman pulau pribadi, pulau seluas 20 hektare ini menjanjikan kenyamanan, solitude, dan petualangan dalam satu tempat dengan menginap di hotel berjaringan terbesar di dunia, The Westin Nirup Island Resort & Spa.
Siapa sangka, pulau yang dibangun dengan nilai fantastis Rp 900 miliar ini, bermula dari mimpi Hartono. Si anak pulau Belakangpadang yang memiliki kerinduan membangun ekosistem hijau bagi bangsa dan warga sekitarnya.
Hal ini diungkapkan langsung putranya, Jimmi Ho, Komisaris PT Tritunas Sinar Benua, pengembang Pulau Nirup, bahwa Hartono-lah yang melihat potensi pulau ini.
Di saat orang lain melihat keterbatasan, beliau melihat kemungkinan. Nirup yang di masa depan menjadi warisan bagi bangsa, ujarnya saat pembukaan, Selasa (3/6) lalu.
Membangun pulau ini, Jimmi mengungkapkan bukanlah perjalanan yang mudah. Ada pikiran, tenaga yang tidak hanya membutuhkan materi dan baja tapi juga dibangun dengan segenap hati. Dengan tujuan mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa, khususnya Kepri dan Batam serta memberikan dampak bagi warga sekitar. Ini dibuktikan bahwa 70 persen pekerja di Nirup adalah warga lokal. Berawal dari mimpi, kini Westin Nirup hadir sebagai ikon wisata khas Kepri berkelas dunia.
Pembukaan ini didukung langsung oleh Presiden RI Prabowo yang diwakili Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Walikota Li Claudia Chandra, dan juga para pejabat teras dan pengusaha, serta tamu internasional. (***)
Narasi : CHAHAYA SIMANJUNTAK
Foto-foto : CECEP MULYANA