Buka konten ini
Momen Penting dan bersejarah kembali tercipta di Kabupaten Lingga dengan mendaratnya pesawat Wings Air ATR-72 untuk pertama kalinya di Bandar Udara (Bandara) Dabo Singkep pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (14/6).
Penerbangan perdana ini menjadi momen penting dalam membuka konektivitas udara antara Dabo Singkep dan Batam. Ini memangkas waktu bagi pengunjung yang hendak datang ke Lingga. Di mana jika sebelumnya naik kapal harus memakan waktu lebih dari 3 jam, maka naik pesawat hanya butuh waktu 45 menit.
Bupati Lingga, M Nizar, didampingi istri, turut menjadi bagian perdana dari rombongan penerbangan Wings Air rute Kota Batam menuju Dabo Singkep.
Kedatangan pesawat disambut meriah dengan tradisi water salute dari mobil pemadam kebakaran (PK) Bandara Dabo. Sebuah penghormatan khas dalam dunia penerbangan untuk menandai penerbangan perdana.
Tak hanya itu, dalam suasana penting ini kearifan lokal tetap dilestarikan, Bupati Lingga turut memakaikan tanjak simbol kehormatan adat Melayu kepada Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah II Medan, Asri Sentosa.
Penyematan tanjak ini juga diberikan kepada jajaran otoritas lainnya, yakni Muhammad Muchtar (Kabid P2BU), Eddy Safriadi (Kasi PBU), dan Nevandy Zaky Alfarisi (ADC Kepala Otban), sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang di Bumi Bunda Tanah Melayu.
”Alhamdulillah, ini menjadi awal yang baik bagi pembangunan konektivitas udara di Kabupaten Lingga. Kita harap kehadiran Wings Air bisa mendorong sektor pariwisata, ekonomi, dan mobilitas masyarakat secara lebih luas,” kata Nizar.
Penerbangan Wings Air ke Dabo Singkep diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap aksesibilitas wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pariwisata, investasi, dan layanan publik lintas pulau.
Dengan kapasitas hingga 72 penumpang, pesawat jenis ATR-72 dari Wings Air ini akan memperkuat jalur penerbangan regional di Kepulauan Riau yang selama ini sangat bergantung pada jalur laut. (***)
Reporter : VATAWARI
Editor : Alfian Lumban Gaol