Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Seekor sapi kurban kabur sebelum proses penyembelihan di Masjid Almarhamah Batu 5 Tanjungpinang, Sabtu (7/6). Sapi berwarna coklat itu kabur sebelum disembelih. Berlari di jalanan sebelum akhirnya masuk dan sembunyi di Polresta Tanjungpinang.
Kejadian tersebut membuat sejumlah warga yang ada di lokasi Masjid berteriak dan berupaya untuk mengejar sapi. Termasuk para panitia kurban yang juga berlari sekuat tenaga mengejar sapi tersebut.
Petugas Masjid Al Marhamah, Saiun mengungkap, kejadian unik itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB sebelum proses penyembelihan. “Jadi ini hewan kurban terakhir yang mau kami sembelih. Saat itu, dia (hewan kurban) langsung lompat lalu kabur,” katanya.
Saat itu, hewan kurban yang kabur, sempat menghantam mobil yang terparkir. Kemudian tiba-tiba masuk dan ke kantor Polresta Tanjungpinang.
“Alhamdulillah kami berhasil mengamankan hewan kurban itu dan sudah disembelih,” jelasnya.
Ketua DPRD Kepri Sumbang Satu Ekor Sapi di Dabo Singkep
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat Dabo Singkep.
Sapi dengan bobot hampir 500 kilogram tersebut disembelih di Masjid Besar Az-Zulfa.
Sapi milik Ketua DPRD Kepri ini tercatat sebagai sapi terberat yang dipotong di Masjid Az-Zulfa pada Iduladha tahun 2025 ini. Karena ukurannya yang luar biasa, panitia kurban harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menjatuhkan hewan sebelum proses penyembelihan dilakukan.
“Prosesnya cukup menantang, butuh beberapa orang untuk menumbangkan sapi karena beratnya hampir setengah ton,” kata Penjagal Sapi Masjid Az-Zulfa, Keizzy Dalfi, Sabtu (7/6).
Tengku Nazwar yang merupakan perantara Ketua DPRD Kepri, menyampaikan bahwa pemilihan Masjid Az-Zulfa bukan tanpa alasan. Menurutnya, Ketua DPRD Kepri ingin kurbannya disalurkan kepada masyarakat luas dan tepat sasaran.
“Masjid Az-Zulfa dipilih karena merupakan masjid besar di Dabo Singkep. Di sini penyaluran daging qurbannya sangat luas dan terorganisir, sehingga bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Tengku Nazwar
Sementara itu, satu ekor sapi kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga telah disembelih pada hari pertama Idul Adha di Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara.
“Daging sapi tersebut didistribusikan secara merata kepada warga, di mana setiap kepala keluarga menerima satu kilogram daging,” ujarnya.
Kehadiran bantuan hewan kurban dari tokoh-tokoh nasional maupun daerah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemimpin dan rakyat.
Langkah ini tidak hanya menghidupkan semangat berkurban, tapi juga memperkuat tali silaturahmi serta kepedulian terhadap sesama, terutama di daerah-daerah kepulauan seperti Lingga. (*)
Reporter : Yusnadi Nazar
Editor : RYAN AGUNG