Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Menghadapi Tiongkok pada matchday ke-9 ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia grup C menjadi laga sangat menentukan bagi timnas Indonesia. Jika ingin menjaga asa melaju ke putaran keempat, Jay Idzes dkk harus bisa mengalahkan Team Dragon di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, malam nanti.
Saat ini, Skuad Garuda berada di peringkat keempat, alias batas akhir untuk lolos dengan 9 poin. Sedangkan Bahrain dan Tiongkok jadi dua tim terbawah dengan 6 poin. Hanya saja, pada matchday terakhir nanti (10/5), Indonesia bakal melawat ke Jepang yang nobene menjadi tim terkuat di grup. Karena itu, raihan tiga poin atas Tiongkok tidak bisa ditawar-tawar lagi seraya berharap Bahrain tidak bisa meraih poin penuh saat bersua Arab Saudi untuk mengamankan tiket lolos ke ronde keempat.
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, optimistis tim besutannya bisa memenangkan pertandingan nanti malam. “Di dua laga sebelumnya (lawan Australia dan Bahrain) kami tidak punya banyak waktu persiapan. Untuk laga ini kami ada pemusatan latihan (TC),” ujarnya ketika preskon jelang pertandingan tadi malam. Menyongsong laga menghadapi Tiongkok timnas menggelar TC di Bali sejak 26 Mei lalu.
Juru taktik asal Belanda itu berharap pemain bisa menjalankan apa yang sudah dilatih pada TC dengan baik saat pertandingan. “Mengenai pertandingan, saya percaya diri dengan hasil positif. Tapi balik lagi tergantung besok (hari ini). Semoga ketika preskon lagi (post match) bisa mengatakan hal itu benar,” lanjutnya.
Eks penyerang Barcelona itu menilai, lawan memiliki kualitas dan sistem permainan yang baik. “Mereka penuh energi. Ini laga yang 100 persen harus fokus dan yang pasti ini bukan lawan yang bisa diremehkan,” tegasnya.
Emil Audero Siap Debut
Sementara itu, penjaga gawang Emil Audero Mulyadi dipastikan bakal tampil ketika timnas Indonesia menghadapi Tiongkok malam nanti. Hal itu seiring kedatangannya dalam preskon tadi malam.
Mantan penjaga gawang tim Italia U-15 hingga U-21 itu merasa bahagia akhirnya bakal merasakan bertanding di hadapan puluhan ribu suporter. Saat Indonesia melawan Bahrain (25/3) di laga kandang sebelumnya, Emil sudah hadir di SUGBK. Tapi dia belum mencatatkan menit bermain.
Namun, saat itu, Emil mengaku sudah bisa merasakan energi luara biasa sebelum, saat, hingga setelah pertandingan. “Bahkan kadang-kadang kesulitan mendengar instruksi pelatih (karena gemuruh suporter),” ujarnya tersenyum.
Nanti malam Emil diharapkan mampu membendung lawan yang dikenal memiliki counter attack berbahaya. Hal itu merujuk pada pertemuan pertama (15/10/2024). Di mana, Indonesia yang unggul ball possesion 76 persen berbanding 24 persen harus me-ngakui keunggulan tuan rumah Tiongkok dengan skor 2-1.
Mengenai itu, Emil menyebutkan bahwa tim pelatih sudah melakukan simulasi bagaimana antisipasi counter attack lawan. “Ya ini harus hari-hati agar tidak terjadi. Meskipun semua sudah dipersiapkan. Tapi kami tidak tahu di pertandingan (mungkin) berbeda,” katanya.
Pelatih Tiongkok Branko Ivankovic menegaskan, pertandingan malam nanti bakal ketat karena sangat menentukan.
“Jepang, Arab Saudi, dan Australia kandidat yang kuat (sejak awal). Tapi Indonesia dan Tiongkok punya ekspektasi tinggi untuk lolos ke Piala Dunia. Dan kami ingin mengucapkan selamat ke Jepang, karena sudah lolos. Akan tetapi, tim-tim lain yg ada di grup ini punya peluang yang sama untuk lolos,” sebutnya.
Dia menilai Indonesia sudah jauh lebih kompetitif dengan menampilkan performa bagus di pertandingan terakhir. “Ini laga kunci untuk kedua tim. Jadi kami harus fokus untuk lolos ke babak selanjutnya,” cetusnya.
Selain itu, SUGBK terbilang angker bagi lawan. Sejauh ini, baru Jepang yang bisa meraih kemenangan dengan skor 4-0. Arsitek tim berusia 71 tahun itu mengaku sudah mengetahui statistik soal Indonesia bermain di GBK.
“Kami punya pengetahuan soal stadion ini. Ini adalah kandang yang gila dengan banyak fans Indonesia. Jadi saya menyuntikkan motivasi kepada pemain saya, seperti yang saya bilang, pemain saya harus konsentrasi dan fokus untuk hasil terbaik,” bebernya. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG