Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Tidak banyak pecatur Indonesia yang berhasil menembus piala dunia catur (FIDE World Cup). Pecatur 16 tahun Shafira Herfesa Devi menjadi salah seorang di antaranya. Shafira meraih tiket ke usai juara Asian Zone 3.3 Chess Championship di Holiday Inn, Ulan Bator, Mongolia, pada 22 April–2 Mei lalu.
”Saya merasa bangga berhasil lolos dengan mewakili Indonesia,” ucap Shafira saat ditemui pekan lalu. Selain bimbingan intens ayahnya dari usia 3 tahun, Shafira merasa pencapaiannya tak lepas dari sosok ”ayah” yang lain. Dia adalah Utut Adianto, grand master (GM) catur Indonesia yang juga ketua umum PB Percasi. Shafira juga ditempa di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) seiring mengikuti pelatnas junior sejak Agustus 2023.
”Dibimbing beliau (Utut Adianto) membuat saya mendapatkan pengalaman lebih banyak,” kata Shafira.
Sebelum Shafira, hanya GM Utut, GM Susanto Megaranto, dan Grand Master Wanita (WGM) Medina Warda Aulia yang mampu tampil di piala dunia catur. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG