Buka konten ini
WASHINGTON (BP) – Pejabat penegak hukum Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki unggahan James Comey di akun media sosialnya. Mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) itu menampilkan gambar angka 86 47 yang disusun dengan kerang laut. Banyak pihak yang menafsirkan angka tersebut sebagai ancaman terhadap Presiden AS Donald Trump.
Dalam istilah populer di AS, angka 86 mengandung arti mengusir atau bahkan membunuh seseorang. Sementara angka 47 dianggap sebagai kode yang merujuk pada Trump sebagai presiden AS ke-47. Sebagian pendukung Trump mengartikan unggahan itu sebagai pesan untuk menyingkirkan Trump dari jabatannya.
Comey telah menghapus unggahan tersebut. Dia mengaku bahwa dirinya tidak menyadari bahwa pesan itu dikaitkan dengan kekerasan. Saya tidak menyadari bahwa beberapa orang mengaitkan angka-angka tersebut dengan kekerasan. Itu sama sekali tidak terpikirkan oleh saya, tetapi saya menentang segala bentuk kekerasan. Jadi, saya memutuskan untuk menghapus unggahan itu,” tuturnya seperti dilansir The Straits Times, Kamis (16/5).
Namun, hal itu tidak menghentikan perhatian dari otoritas. Secret Service, badan yang bertanggung jawab atas pengamanan presiden, menyatakan tengah menyelidiki unggahan tersebut. ”Secret Service menyelidiki apa pun yang dapat dianggap sebagai ancaman potensial terhadap orang yang kami lindungi. Kami mengetahui unggahan media sosial oleh mantan direktur FBI dan kami menanggapi retorika seperti ini dengan sangat serius,” kata juru bicara Anthony Guglielmi dikutip dari AFP.
Pihak-pihak lain juga menegaskan akan menyoroti isu ini dengan serius. Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menegaskan bahwa departemennya akan menanggapi ancaman ini dengan tepat. Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel mengonfirmasi bahwa lembaganya sedang berkoordinasi dengan Secret Service dan akan memberikan semua dukungan yang diperlukan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO