Buka konten ini
PT Indojaya Agrinusa, anak perusahaan dari Japfa Group, membangun peternakan ayam petelur dan pullet (bibit ayam petelur) di Kecamatan Toapaya, Bintan. Lokasinya tak jauh dari Simpang traffic light Pasar Tani.
Pembangunan farm ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Japfa untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan telur di Kepulauan Riau (Kepri).
Vice President Head of Feed Operation Sumatera PT Japfa Comfeed Indonesia, Anwar Tandiono, mengatakan saat ini sekitar 90 persen atau hampir dua juta butir telur yang dikonsumsi masyarakat Kepri masih dipasok dari luar daerah, khususnya dari Medan, Sumatera Utara.
Besok sudah mulai masuk bibit ayam petelur,’’ ujar Anwar, Rabu (15/5).
Pada tahap awal, peternakan ini akan diisi sekitar 45 ribu ekor ayam per kandang. Target produksinya mencapai 365 ribu butir telur per hari.
Anwar berharap kehadiran farm ini dapat menekan ketergantungan Kepri terhadap pasokan telur dari luar, sekaligus menghadirkan telur yang lebih segar dan berkualitas untuk masyarakat.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengapresiasi pembangunan farm tersebut. Ia berharap Japfa tak hanya fokus pada produksi, tetapi juga aktif melibatkan masyarakat melalui program kemitraan dan membuka lapangan kerja bagi tenaga lokal. (***)
Reporter : slamet nofasusanto
Editor : GALIH ADI SAPUTRO