Buka konten ini
BANGKOK (BP) – Alwi Farhan berhasil menapaki babak pertama Thailand Open. Tunggal putra kelahiran Solo itu sukses menaklukkan wakil India Priyanshu Rajawat (21-13, 17-21, 21-16) di Nimibutr Arena, Bangkok, Rabu (14/5).
Di event berlabel Super 500 ini, Alwi tidak memikirkan target apa yang akan dicapai. “Saya mau kasih yang terbaik saja. Saya akan berusaha mendapatkan hadiah untuk ulang tahun saya,” ucapnya melalui instant messaging.
Pemain binaan PB Exist Jakarta itu berulang tahun yang ke-20 pada 12 Mei. Genap berusia di kepala dua membuat Alwi ingin lebih berkembang secara permainan sebagai atlet badminton.
Secara permainan, Alwi terus berkembang dan kerap melawan pemain senior. Se-perti halnya pada Sudirman Cup. Dia menghadapi Anders Antonsen dan menang rubber game (21-17, 15-21, 21-17).
Di babak 16 besar Kamis (15/5), Alwi bakal menantang atlet Jepang Kenta Nishimoto, yang secara usia 10 tahun lebih tua darinya. Secara head to head Alwi juga masih tertinggal 0-1. Pertama kali bertemu di Badminton Asia Championships (BAC) 2025, Alwi kalah dengan skor dua game 14-21, 16-21.
Di sisi lain, hasil berbeda dialami dua finalis Taiwan Terbuka pekan lalu. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu taklukan duo Prancis Julien Maio/Lia Palermo (21-19, 21-16).
Sedangkan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus terhenti usai mengakui keunggulan wakil tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paew-sampran (21-23, 13-21).
Langsung gugur di babak awal, Dejan menyebutkan dia harus banyak evaluasi. “Masih harus banyak tingkatkan kebiasaan satu sama lain. Dari komunikasi juga cukup bagus. Paling banyak latihan lagi,” ujar Dejan.
Setelah ini, Dejan/Fadia akan bermain di Malaysia Masters pada 20-25 Mei. Karena gugur di babak awal, secara pribadi Dejan memiliki waktu persiapan yang cukup panjang.
Namun, untuk Fadia, tetap melanjutkan perjuangan di ganda putri. Sebab, di Thailand Open ini Fadia main rangkap. Di babak awal, Fadia bersama Lanny Tria Mayasari sukses menundukkan duo tuan rumah Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan dua game langsung (21-11, 21-14).
Lantas, disinggung soal latihan sendiri, pemain binaan PB Djarum itu menyerahkan ke pelatih. “Kalau tentang itu kita tanya ke pelatih aja seperti apa. Karena kan tetap keputusan ada di pelatih. Tentang itu pelatih yang lebih tahu,” kata eks duet Gloria Emanuelle Widjaja tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG