Buka konten ini

MINNEAPOLIS (BP) – Shooting guard Minnesota Timberwolves Anthony Edwards menjelma sebagai momok menakutkan bagi Golden State Warriors dalam semifinal Wilayah Barat, Selasa (13/5) WIB. Di Chase Center, San Fransisco, Warriors ditumbangkan Wolves 110-117. Ant, sapaan akrab Edwards, yang merajalela ketika kuarter ketiga, yang sekaligus menjadi titik balik runtuhnya Warriors.
Lemparan three points Ant menyamakan kedudukan 64-64 pada detik ke-10,07. Wolves pun akhirnya menutup kuarter ketiga dengan berbalik unggul jadi 97-77. Dari kuarter ketiga itulah Wolves memenangi laga tersebut.
Ant pun mencatatkan namanya sebagai salah satu pengoleksi skor terbanyak. Pebasket 23 tahun tersebut mampu mencatatkan 30 poin, empat rebounds, plus lima assis selama 33 menit bermain.
Ant hanya kalah dari power forward Wolves Julius Randle yang bisa mencatatkan 31 poin, 5 rebounds, dan tiga assis sepanjang 41 menit bermain. Pelatih Warriors Steve Kerr mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk meredam permainan Ant.
“Aku hanya berharap bisa menurunkan tempo serangan mereka. Begitu pula Ant. Sayangnya, taktik kami tidak berhasil dan mereka tetap mampu mencetak banyak skor pada saat kami kesulitan mencetak skor,” tutur Kerr, dilansir Reuters.
Kerr mengungkapkan, dia merasa dalam beberapa momen di kuarter ketiga anak asuhnya seperti tidak terkoneksi saat bertahan. Sehingga, pemain Wolves bisa bermain melebar. “Aku bahkan berpikir mereka (pemain Wolves) mampu melepaskan tembakan yang sulit,” sambung Kerr.
Diakui pelatih Wolves Chris Finch, sepanjang dua kuarter pertama anak asuhnya gagal keluar dari tekanan Warriors. Makanya, ketika memasuki kuarter ketiga, dia lebih meminta pemainnya fokus dalam bertahan dan menyerang dengan intensif.
“(Ant) Edwards salah satu yang paling vokal dalam dua kuarter pertama, ” ungkap Finch. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG