Buka konten ini
BINTAN (BP) – Seorang pelajar bernama Aila Natasya, 13 tahun, mendatangi Kantor UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjunguban pada Senin (12/5) dini hari. Ia datang bersama orang tuanya untuk meminta bantuan melepas cincin yang tersangkut di jarinya.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, menjelaskan awalnya Aila menerima cincin tersebut dari sahabatnya. Cincin itu sempat dipakai di jari manis kiri, namun ketika dipindahkan ke jari tangan kanan, malah tersangkut dan sulit dilepas.
”Aila sudah mencoba melepas dengan minyak dan sabun, tapi tidak berhasil. Akhirnya ia menceritakan ke orang tuanya,” kata Panyodi.
Ayah Aila yang mengenal Kepala UPT Damkar lalu berkonsultasi, dan Panyodi menyarankan agar Aila dibawa langsung ke kantor agar bisa segera ditangani. Setibanya di sana, petugas segera mengambil tindakan karena Aila mulai merasakan nyeri di jari.
Proses pelepasan cincin dilakukan secara hati-hati dan memakan waktu sekitar 30 menit. Beruntung, cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka serius pada jari Aila.
“Alhamdulillah bisa dilepas dengan aman. Kami selalu siap membantu warga, tak hanya dalam kebakaran, tapi juga kejadian darurat seperti ini,” ujar Panyodi. (*)
Reporter : slamet nofasusanto
Editor : GALIH ADI SAPUTRO