Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE di Maha Vihara Duta Maitreya, Batam, tak hanya penuh khidmat dalam ritual keagamaan, tetapi juga semarak dengan bazar makanan vegetarian yang digelar di kawasan vihara, Senin (13/5).
Bazar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan umat Buddha dan pengunjung yang memadati area vihara sejak pagi. Beragam hidangan vegetarian khas komunitas Tionghoa dan lokal tersaji, mulai dari mie, bakso nabati, hingga kudapan tradisional, semuanya disajikan tanpa bahan hewani sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai welas asih dalam ajaran Buddha.
“Kami ingin menunjukkan bahwa hidup sehat dan penuh kasih sayang terhadap semua makhluk bisa dimulai dari apa yang kita konsumsi,” ujar Liyas Masri, Pengurus Bagian Operasional Lapangan Maha Vihara Duta Maitreya.
Perayaan Waisak di vihara terbesar di Batam ini menyedot kehadiran sekitar 10 ribu umat, tidak hanya dari Batam, tetapi juga dari daerah lain bahkan luar negeri seperti Singapura. Suasana spiritual berpadu dengan kehangatan kebersamaan, menciptakan nuansa damai dan penuh toleransi.
Prosesi keagamaan tetap menjadi inti perayaan, termasuk ritual pemandian rupang Buddha yang melambangkan penyucian diri dari pikiran, ucapan, dan tindakan negatif. Diikuti pula dengan persembahan lilin berbentuk bunga teratai, simbol cahaya dan pencerahan.
“Waisak adalah momen menyucikan diri dan mempererat persaudaraan. Bazar ini memperkaya makna itu dengan mengajak umat berbagi kebaikan dalam bentuk sederhana, makanan yang sehat dan penuh cinta kasih,” tambah Liyas.
Maha Vihara Duta Maitreya dikenal sebagai vihara yang terbuka bagi seluruh aliran Buddhisme dan masyarakat umum. Perayaan Waisak ini bukan hanya ritual internal umat Buddha, tetapi menjadi ruang edukasi dan refleksi bagi siapa saja tentang pentingnya cinta kasih universal, kesadaran, dan kepedulian sosial.
Dengan perpaduan spiritualitas dan kegiatan sosial, perayaan Waisak 2569 BE di Batam menegaskan bahwa ajaran Buddha tetap relevan dan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana damai. (*)
Reporter : Azis Maulana
Editor : RATNA IRTATIK