Buka konten ini
TAIWAN (BP) – Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil meraih gelar Super 300 perdananya. Jafar/Felisha mengalahkan seniornya Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti di babak final Taiwan Terbuka. Mereka menang dengan rubber game (18-21, 21-13, 21-17) saat berhadapan di Taipei Arena, Minggu (11/5).
Jafar menyatakan, di set pertama, Dejan/Fadia bermain menekan. Selain itu, dia mengaku kurang siap. “Mulai pertengahan game pertama, kami sudah mulai siap. Bisa keluar dari tekanan mereka, cuma tetap kalah,” katanya saat dihubungi.
Namun, di set kedua gantian dirinya yang mengambil inisiatif menekan terlebih dahulu. Selain itu, Jafar/Felisha lebih menang angin. “Jadi enak buat menyerang. Itu yang buat kami makin enak mainnya,” ucapnya.
Sedangkan di set, Dejan/Fadia mencoba mengubah pola dan berada di tempat menang angin. Itu membuat Jafar/Felisha sampai tertinggal 7-11 di interval. “Kami nggak mau menyerah. Saya merasa ini bisa dikejar poin nya. Kami nggak mau kalah aja sih terakhir-terakhir tadi,” jelasnya.
Berhasil meraih gelar Super 300 perdana membuatnya senang dan bersyukur. “Sepanjang turnamen kami hanya menjaga kondisi dengan baik dan fokus di setiap pertandingan. Kami mau melakukan yang terbaik,” sebutnya.
Ke depannya, Jafar ingin lebih baik dan meraih juara di turnamen yang lebih besar. “Saya punya target tersendiri yang ingin saya capai, ingin terus lebih berproses,” katanya.
Felisha juga bersyukur diberikan juara Super 300. “Ini memang jadi target terdekat saya dan senang banget bisa tercapai. Setelah ini akan membidik gelar lain di level yang lebih tinggi,” ucapnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG