Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (DKPBPB) wilayah Bintan-Karimun. Dalam pertemuan itu, BP Tanjungpinang menyampaikan sejumlah program yang dipastikan terealisasi tahun 2025 ini.
Pertemuan tersebut diketahui berlangsung di Gedung Daerah Tanjungpinang, pada Selasa (6/5) yang dipimpin oleh Ketua DKPBPB Bintan-Karimun, Ansar Ahmad. Dalam pertemuan itu, Ansar meminta kepada semua BP kawasan di Kepri untuk segera merealisasikan investasi baru.
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti semua arahan dari Ketua DKPBPB Bintan-Karimun tersebut, dengan merealisasi investasi baru yang ada di Tanjungpinang.
Investasi baru yang segera di realisasi tersebut ialah mengaktifkan Pelabuhan Tanjung Moco, yang ada di kawasan Dompak Tanjungpinang. Dalam waktu dekat, kata dia Pelabuhan tersebut akan disandari oleh Kapal Pelni.
“Dalam waktu dekat kapal perintis (Pelni) akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Moco. Sehingga, penumpang menuju antar Pulau di Kepri dapat menaiki kapal tersebut melalui Pelabuhan Tanjung Moco,” kata Cokky Wijaya, Rabu (7/5).
Ia menerangkan, bahwa saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi terkait izin sandar kapal Pelni di Pelabuhan Tanjung Moco. Menurutnya, pelabuhan di kawasan FTZ tersebut memiliki infrastruktur yang memadai untuk dijadikan pelabuhan kapal penumpang dan barang.
“Jika dari kekuatan, alur dan lain-lain cukup memadai. Saat ini tim navigasi juga sudah melakukan pengecekan. Yang jelas dalam waktu dekat kapal Perintis akan sandar di pelabuhan ini. Ini juga janji saya selaku Kepala BP Tanjungpinang,” tambahnya.
Selain Pelabuhan Tanjung Moco, BP Tanjungpinang juga diminta untuk menjadikan lokasi Vihara Sun Te Kong Temple sebagai tempat pariwisata yang mendukung kegiatan bisnis distrik di Senggarang. Sehingga, vihara tersebut dapat menjadi icon wisata pilihan, selain lagoi.
Selain itu, Cokky menyampaikan bahwa pihaknya akan menambah pembangunan investasi baru di kawasan Pulau Dompak Tanjungpinang. Seperti pembangunan dua unit gudang, satu unit resto atau cafe dan satu ruko untuk swalayan.
“Untuk tahun ini kita tambah pembangunan dalam waktu dekat. Seperti dua gudang, resto dan ruko swalayan. Lokasi di dompak semua dan akan terealisasi tahun ini,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO