Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA hingga SMK di Provinsi Kepulauan Riau bakal dibuka pada 11 Juni 2025 mendatang. Orang tua diminta, untuk tidak memaksakan kehendak untuk memaksa anak masuk ke sekolah tertentu.
Dalam penerimaan murid baru tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri menyiapkan sejumlah jalur masuk, yakni jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi dan jalur mutasi. Sejumlah jalur SPMB itu dibuka secara bersamaan.
“Sudah kita sosialisasikan soal juknisnya. Kita juga menyampaikan bahwa ada batasan jumlah murid per rombongan belajar (rombel) di masing-masing sekolah,” kata Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, Rabu (7/5).
Ia menerangkan, untuk sekolah-sekolah yang berada di kawasan padat penduduk hanya dibolehkan mengisi rombel dengan jumlah 48 orang murid. Sementara sekolah lain, hanya diperbolehkan 32 murod per rombel.
Hal ini semata-mata agar proses penerimaan murid baru SMA dan SMK di Kepri dapat berjalan dengan lancar dan semua murid tamatan SMP maupun MTS dapat tertampung. Terlebih di daerah-daerah padat penduduk, seperti di Kota Batam.
“Kita juga harap kepada orang tua agar tidak memaksa anaknya untuk masuk ke sekolah favorit. Karena semua sekolah itu sama,” sebutnya.
Nantinya, kata dia penerimaan murid baru jenjang SMA san SMK akan dibuka pada 11 Juni 2025 hingga 21 Juni 2025 dan dapat dilihat secara online. Disdik Kepri akan melakukan evaluasi atas saran yang sebelumnya telah diberikan oleh pengawas. “Pengawasan dari siber pungli serta Ombudsman, menunjukan transparansi dalam penerimaan siswa baru,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO