Buka konten ini
OMAHA (BP) – Warren Buffett, investor legendaris yang dijuluki Oracle of Omaha akan mengundurkan diri dari jabatan CEO Berkshire Hathaway pada akhir tahun ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Berkshire Hathaway yang digelar pada Sabtu (3/5) lalu, Buffett mengungkapkan bahwa tongkat kepemimpinan akan diserahkan kepada Wakil Ketua Greg Abel.
“Saya rasa waktunya telah tiba bagi Greg untuk menjadi Chief Executive perusahaan pada akhir tahun ini,” ujar Buffett di hadapan sekitar 40 ribu peserta rapat yang langsung memberinya tepuk tangan meriah.
Dilansir dari BBC Selasa (6/5), keputusan itu hanya diketahui sebelumnya oleh dua anak Buffett, Howard dan Susie. Abel yang duduk di samping Buffett di panggung tampak terkejut.
Buffett sejatinya telah menunjuk Abel sebagai penerus sejak empat tahun lalu. Tapi CEO berusia 94 tahun itu kemudian tak pernah memberikan indikasi akan mundur. Dalam surat pemegang saham pada 2023, Buffett sempat menyebut bahwa dia serasa bermain di babak tambaha dalam kariernya.
Meski nanti melepas jabatan eksekutif, Buffett menegaskan bahwa dia tetap mempertahankan seluruh sahamnya di perusahaan. “Saya tidak berniat, sama sekali tidak, untuk menjual satu lembar pun saham Berkshire Hathaway. Semua itu akan saya wariskan,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah peserta rapat.
Di usia senja, Buffett tetap menjadi figur kunci dalam dunia investasi global. Dia membangun Berkshire Hathaway dari perusahaan tekstil yang merugi menjadi raksasa konglomerasi senilai USD 1,16 triliun (sekitar Rp19.122 triliun dengan kurs USD 1=Rp16.490). Perusahaan ini memiliki lebih dari 60 anak usaha seperti Geico, Duracell, hingga Dairy Queen, serta saham besar di Apple, Coca-Cola, Bank of America, dan American Express.
Cook Anggap sebagai Panutan
CEO Apple Tim Cook menjadi salah satu tokoh bisnis yang memberikan penghormatan. “Belum pernah ada seseorang seperti Warren. Banyak orang, termasuk saya, terinspirasi oleh kebijaksanaannya, tulis Cook di akun X. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO