Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Pemerintah Kota Batam kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi lanjut usia (lansia) di lima kecamatan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sudah lansia. Penyaluran tahap kedua ini dipusatkan di Lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung, Rabu (7/5), dan dihadiri langsung Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Lima kecamatan penerima bansos kali ini adalah Sekupang, Sagulung, Batuaji, Bulang, dan Galang. Total sebanyak 796 lansia menerima bantuan berupa buku tabungan Bank Riau Kepri, yang telah berisi saldo awal senilai Rp300 ribu. Bantuan ini akan diberikan secara rutin setiap bulan mulai April hingga Desember 2025.
Li Claudia secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan lansia dan menyampaikan pesan agar para penerima terus menjaga kesehatan serta ketertiban lingkungan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat. Pemko Batam akan terus hadir dan mendampingi bapak dan ibu sekalian,” tuturnya.
Tak hanya memberikan sambutan, Li Claudia juga mencairkan suasana dengan candaan dan sapaan hangat kepada para lansia. Bahkan, ia turut menyanyikan lagu, Semua Karena Cinta, yang membuat suasana menjadi meriah dan penuh keakraban. Para lansia pun terlihat senang, bertepuk tangan, dan tersenyum lebar menikmati momen tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Leo Putra, mengatakan bahwa bantuan ini diberikan kepada lansia tidak mampu berusia di atas 60 tahun yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan belum terjangkau program bantuan sosial lainnya.
“Total penerima tahap ini ada 796 orang. Bantuan Rp300 ribu per bulan ini diberikan hingga akhir tahun,” jelasnya.
Penyaluran berikutnya akan dilakukan di tiga kecamatan lainnya, yakni Batam Kota, Nongsa, dan Sei Beduk, dengan jumlah penerima sekitar 500 orang.
Secara keseluruhan, Pemko Batam menargetkan bantuan ini menjangkau 2.000 lansia. Namun, setelah verifikasi dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk adanya penerima yang telah meninggal dunia, jumlah akhir menyusut menjadi 1.930 orang.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi para lansia, sekaligus memberikan semangat dan kebahagiaan melalui interaksi langsung dengan pemerintah. Kehadiran pejabat daerah seperti Li Claudia menjadi bukti bahwa perhatian kepada lansia bukan sekadar formalitas, tapi wujud kasih dan penghormatan yang tulus. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK