Buka konten ini

TRUK yang menabrak dua pengendara sepeda motor di simpang lampu lalu lintas Vitka, Tiban Center, Sekupang, Jumat (2/5) lalu, dipastikan tidak laik jalan. Hasil pemeriksaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menunjukkan sistem pengereman truk mengalami kebocoran pada silinder rem.
”Truk ini remnya blong akibat kebocoran silinder,” ujar Kepala Seksi Pengujian Kendaraan Dishub Batam, Erbijaya, Selasa (6/5).
Tak hanya itu, truk diketahui belum melakukan uji KIR sejak tahun lalu. Terakhir kali, kendaraan tersebut menjalani pengujian pada Juni 2023. ”Artinya truk ini sudah tidak laik jalan karena tidak uji KIR. Masa berlaku KIR-nya habis bulan Juni 2024,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Termasuk, kemungkinan adanya unsur kelalaian dari sopir maupun pemilik kendaraan.
“Masih dalam proses penyelidikan. Belum ada penetapan tersangka, dan kami juga menunggu hasil lengkap dari Dishub,” kata Zaenal di Mapolresta Barelang, Selasa (6/5).
Menurut Kapolresta, pemeriksaan tidak hanya ditujukan pada sopir truk, namun juga kepada pemilik kendaraan selaku pihak yang mestinya bertanggung jawab atas kendaraan yang dimiliki. Termasuk memastikan kendaraan miliknya laik jalan atau tidak. “Pemilik kendaraan pun turut kami periksa,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi pada Jumat (2/5) sekitar pukul 16.50 WIB di persimpangan lampu lalu lintas Vitka, Tiban, Sekupang. Kecelakaan bermula saat mobil truk BP 8094 ZH melaju dari arah Sekupang menuju Batam Center. Ketika menuruni jalan menjelang lampu merah Vitka, mobil diduga mengalami rem blong. Sopir kehilangan kendali dan mengarahkan truk ke arah kiri melewati lengan jalan ke arah Tiban Indah. Nahas, truk tak kunjung berhenti dan menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas dari arah Batam Center yang saat itu posisinya memang menyala lampu hijau. Salah satu sepeda motor ini dikendarai pelajar SMP Negeri 25 Batam, Muhammad Hafizh. Ia tengah dibonceng ayahnya sepulang sekolah saat kejadian. Dalam video yang beredar, Hafizh masih mengenakan seragam sekolah berwarna ungu.
Tak berhenti di situ, truk masih melaju dan menyeberangi median jalan dan menghantam satu motor lagi yang dikendarai kakak beradik, Kristian Natanael Parhusip dan Roy Parhusip, warga Cipta Land, Sekupang, yang melaju dari arah Tiban Indah menuju arah Batam Center.
Kristian tewas di lokasi kejadian, sementara adiknya, Roy Parhusip, masih dalam kondisi koma dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam di Sekupang. Sedangkan Hafizh dan ayahnya, juga mendapatkan perawatan intensif di RSBP Batam. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor :RATNA IRTATIK