Buka konten ini
MADINAH (BP) – Proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Batam terus berlangsung. Hingga Selasa (6/5), sebanyak 2.216 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter), terdiri dari 883 jemaah asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan 1.333 jemaah dari Provinsi Riau.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, mengatakan, pada hari ini (kemarin, red) jemaah kloter 5 telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
“Jumlah jemaah pada Kloter 5 sebanyak 445 orang, terdiri dari 206 jemaah laki-laki dan 239 jemaah perempuan. Seluruhnya berasal dari Kabupaten Kampar, Provinsi Riau,” ujarnya.
Kloter 5 lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam pukul 10.04 WIB dengan tujuan Madinah. Para jemaah ini tergabung dalam gelombang pertama dan akan menjalani rangkaian ibadah arbain terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk pelaksanaan umrah dan puncak ibadah haji.
Sementara itu, jemaah dari kloter sebelumnya yang telah tiba di Madinah kini menjalani ibadah arbain. Mereka melaksanakan salat berjemaah di Masjid Nabawi, berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, serta mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya di kota suci tersebut.
“Kami di sini fokus menjalani ibadah arbain, seperti salat berjemaah di Masjid Nabawi, serta mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan tempat bersejarah lainnya,” kata Zul Arief, salah satu jemaah asal Batam dari Kloter 2.
Ia menambahkan, semangat para jemaah sangat tinggi. Mereka saling membantu, khususnya dalam mendampingi jemaah lanjut usia (lansia).
“Alhamdulillah, kami para lansia dibantu petugas haji dan sesama jemaah dari regu maupun rombongan. Semuanya baik dan ramah,” ujar Siti Nurbaya, jemaah lansia dari Kloter 2, melalui sambungan video call.
Kloter 2 dipimpin Erman Zaruddin Usman selaku Ketua Kloter, dibantu seorang pembimbing ibadah, seorang dokter, dan satu perawat. Setiap kloter dibagi menjadi beberapa rombongan, yang kemudian dibagi lagi ke dalam regu beranggotakan sekitar 10 orang. Setiap rombongan dipimpin oleh ketua rombongan (karom) dan setiap regu oleh ketua regu (karu), guna memudahkan koordinasi dan mobilisasi selama perjalanan ibadah haji.
Masjid Nabawi menjadi tujuan utama jemaah selama berada di Madinah. Dalam ajaran Islam, masjid ini memiliki keutamaan tinggi. Rasulullah SAW menyebut salat di Masjid Nabawi setara dengan seribu kali salat di tempat lain, kecuali di Masjidil Haram dan Masjid Al-Aqsa.
Selain menunaikan salat, para jemaah juga berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan berupaya melaksanakan salat di Raudhah, sebuah tempat yang diyakini mustajab untuk berdoa.
“Iya, jemaah memanfaatkan waktu di Madinah untuk memperbanyak ibadah dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah,” kata Zulkarnain.
Pada musim haji 1446 H/2025 M ini, Embarkasi Batam dijadwalkan memberangkatkan 11.840 orang, terdiri dari 11.732 jemaah dan 108 petugas kloter. Mereka berasal dari empat provinsi, yakni Kepri (1.284 orang), Riau (5.033 orang), Kalimantan Barat (2.505 orang), dan Jambi (2.910 orang).
Seluruh jemaah akan diberangkatkan dalam 27 kloter yang dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 2–15 Mei 2025 dengan tujuan Madinah, sedangkan gelombang kedua akan berangkat pada 17–31 Mei 2025 menuju Jeddah.
PPIH Embarkasi Batam terus mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan stamina selama menjalani ibadah di Tanah Suci agar seluruh rangkaian dapat dilaksanakan dengan lancar. (***)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : RYAN AGUNG