Buka konten ini
HONGKONG (BP) – Ayah dan saudara laki-laki Anna Kwok ditangkap pemerintah Hongkong pada Rabu (30/4) lalu. Keduanya dituding melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional. Anna Kwok adalah salah seorang dari 19 aktivis di luar negeri yang menjadi buron polisi Hongkong.
Ayah dan saudara Kwok ditangkap karena dugaan mengelola dana atau aset keuangan lain milik Anna Kwok yang merupakan seorang pelarian. Selama ini Kwok di kenal sebagai aktivis pro demokrasi. Dia adalah Direktur Eksekutif Dewan Demokrasi Hongkong yang berpusat di Washington. Pemerintah Hongkong bahkan menawarkan 1 juta dolar Hongkong jika ada yang berhasil menangkapnya.
Dalam keterangannya, polisi setempat mengatakan bahwa ayah dan saudara Kwok mengubah polis asuransi jiwa dan menarik sisanya. Ayah Kwok didakwa dan ditahan sementara. Sementara saudara laki-lakinya dibebaskan dengan jaminan untuk menunggu penyelidikan lebih lanjut.
“Kami minta pemerintah Hongkong harus segera membebaskan ayah Kwok,” kata Peneliti Human Right Watch Tiongkok Yakin Uluyol seperti dilansir dari The Guardian.
Statemen lainnya datang dari ChinaAid. Mereka menilai tindakan ini merupakan pembungkaman. Selain Kwok, keluarga aktivis Tony Chung, Frances Hui, dan Carmen Lau juga merasakan hal yang sama. Ketiganya telah tinggal di luar Hongkong. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO