Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menambah 13 unit Bus Trans Batam untuk memperkuat layanan angkutan massal di dua jalur utama. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mobilitas masyarakat dan pemerataan akses transportasi publik di sejumlah kawasan.
Kepala Dishub Batam, Salim, menjelaskan bahwa dari total 13 bus baru tersebut, sebanyak tujuh unit akan melayani rute Jodoh–Punggur. Sementara enam unit sisanya akan dioperasikan di jalur Sekupang–Sagulung. Kedua koridor ini dinilai memiliki volume penumpang cukup tinggi sehingga perlu penguatan armada.
“Dengan penambahan ini, kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi waktu tempuh penumpang di jalur-jalur tersebut,” ujar Salim, Minggu (4/5).
Saat ini, Bus Trans Batam telah beroperasi di 10 rute utama. Di antaranya Sekupang–Batam Center; Tanjunguncang–Batam Center; Sekupang–Jodoh; Sagulung–Sekupang; serta Jodoh–Batam Center.
Rute lainnya adalah Tanjungpiayu–Batam Center; Nongsa–Batam Center; Punggur–Batam Center; Punggur–Nongsa; dan satu rute baru yang tengah disiapkan, yakni Tembesi–Barelang.
Menurut Salim, untuk rute Tembesi–Barelang, Dishub Batam akan memanfaatkan sebagian armada lama yang masih layak pakai. Jalur ini diproyeksikan menjadi koridor strategis yang menghubungkan kawasan hunian dan wisata.
“Untuk memperkuat koridor baru itu, akan kami tarik beberapa bus lama. Kami lihat dulu kondisi busnya dan menyesuaikan dengan anggaran. Kalau memungkinkan, akan kami anggarkan melalui APBD-P,” jelasnya.
Rute Tembesi–Barelang juga digadang-gadang menjadi pintu masuk pengembangan kawasan transportasi massal menuju Jembatan Barelang, yang selama ini belum terlayani oleh angkutan umum secara memadai.
Dengan penataan ulang armada dan penguatan koridor, Dishub Batam optimistis pelayanan transportasi publik akan semakin baik. Pemerintah Kota Batam juga terus mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi umum demi mengurangi kemacetan dan dampak lingkungan. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK