Buka konten ini
Peristiwa tragis menimpa Denias Stevan Wiliam, 13, warga Kampung Nanas, Batam Kota, yang tewas disambar petir pada Kamis (1/5) siang. Korban ditemukan tergeletak di bawah pohon besar di kawasan Simpang Frengky, Batam Center, sekitar pukul 12.40 WIB, saat Kota Batam sedang dilanda hujan lebat disertai petir.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, mengungkapkan bahwa korban sempat berteduh bersama teman-temannya di bawah pohon besar. Namun, saat petir melanda, teman-teman korban meninggalkan lokasi, sementara korban tetap berteduh sendirian.
“Kami dapat laporan bahwa korban meninggal dunia saat berada di bawah pohon,” ujarnya, kemarin.
Beberapa saksi menyebutkan bahwa korban sempat kejang-kejang dan tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Bhayangkara.
“Korban sempat dirawat dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada pukul 13.20 WIB. Keluarga korban telah berada di rumah sakit untuk menerima jenazah korban,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian ini, Agung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan yang disertai petir melanda. “Kurangi aktivitas di luar, dan cari tempat yang tertutup untuk berteduh,” tutupnya.
Insiden ini menambah peringatan bagi masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon atau tiang listrik saat cuaca buruk.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, menegaskan bahwa masa peralihan musim (pancaroba) yang sedang terjadi kini sangat rawan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang.
”Saat cuaca buruk, terutama saat ada petir, jangan berteduh di bawah pohon atau area terbuka yang berisiko menjadi titik sambaran petir,” ujar Ramlan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda cuaca ekstrem, seperti langit yang mendung pekat dan gerakan awan yang cepat.
BMKG memprediksi hujan lebat dan petir akan terus mengancam wilayah Batam dan sekitarnya, dengan potensi angin kencang yang dapat memperburuk kondisi cuaca. Ramlan juga mengingatkan agar warga tetap memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
”Hujan deras dan petir sering datang tanpa diduga. Oleh karena itu, pastikan kita berlindung di tempat yang aman dan tertutup saat cuaca buruk,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap bahaya cuaca ekstrem, yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah yang rentan dengan peralihan musim. (***)
Reporter : YOFI YUHENDRI – YASHINTA – EUSEBIUS
Editor : RATNA IRTATIK