Buka konten ini
BATAM (BP) – Isu pergeseran jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam mulai santer terdengar. Nama Firmansyah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Batam, disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Jefridin Hamid.
Mencuatnya isu ini bukanlah omong kosong belaka. Para ASN atau pejabat Pemko Batam pun mengamini hal tersebut.
Dalam beberapa pekan belakangan, Batam Pos sudah mendapatkan banyak informasi perihal itu dari mereka yang bertugas di Pemko Batam meskipun lingkupnya hanya sebatas obrolan belaka.
Beberapa orang pejabat bahkan semacam memberi kode bahwa Firmansyah yang akan menggantikan Jefridin.
“Pak Firmansyah ini, kan, dekat dengan Pak Wali (Amsakar) udah lama. Tambah lagi dia (Firmansyah) yang cukup berkompeten menduduki jabatan itu,” kata salah seorang pejabat.
Lalu, ASN lain juga menyuarakan hal sama. Jadi tak heran kalau nanti Firmansyah yang menjadi suksesor Jefridin.
“Nama paling kuat itu memang Pak Firman. Tinggal tunggu waktu aja itu,” ujar ASN lain yang dimaksud.
Jabatan Sekda yang saat ini masih dipegang oleh Jefridin disebut tidak akan lama lagi berpindah tangan. Informasi yang didapat Batam Pos, Jefridin tidak masuk dalam struktur pemerintahan baru di bawah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad–Li Claudia Chandra.
Meski belum ada pengumuman resmi, sinyal perombakan di lingkup jabatan tertinggi ASN Pemko Batam makin kuat.
Salah satu nama yang mencuat adalah Firmansyah, sosok birokrat ulung yang tak asing lagi di lingkup Pemko Batam.
Firmansyah diketahui telah menempati berbagai jabatan strategis di sejumlah OPD selama kariernya. Pengalamannya di pemerintahan menjadi salah satu modal kuat untuk menempati posisi Sekda.
Selain rekam jejaknya yang panjang, Firmansyah dikenal sebagai salah satu figur yang dekat dengan Amsakar. Hubungan keduanya disebut sudah terjalin sejak lama, bahkan sebelum Amsakar menjabat Wakil Wali Kota dan Wali Kota Batam.
Kesetiaan dan kedekatan itu membuat nama Firmansyah dianggap sebagai pilihan yang logis untuk mengisi posisi strategis Sekda. Terlebih, Amsakar sudah memantapkan diri ingin menyu-sun kabinet dengan orang-orang yang sejalan dengannya.
Meski demikian, Firmansyah memilih bersikap santai. Ia enggan bicara ketika dikonfirmasi soal isu tersebut. Ia tidak memberikan jawaban tegas dan justru menanggapi dengan tawa kecil.
“Janganlah. Tak mau saya. Enggak, enggak,” katanya sembari berjalan masuk ke dalam mobil usai menghadiri sebuah acara di Pelabuhan Batuampar, Selasa (29/4).
“Nanti saja itu. Permasalahannya lain,” seolah memberi sinyal bahwa dinamika di balik jabatan Sekda tidak sesederhana yang terlihat.
Di luar namanya, sejumlah figur lain juga sempat muncul dalam bursa calon Sekda Batam. Namun, beberapa dari mereka diketahui berasal dari lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RYAN AGUNG