Buka konten ini
Sebanyak 745 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Batam siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Pelepasan resmi dilakukan di pelataran Masjid Agung Engku Hamidah, Batam Center, Sabtu (26/4), dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Dalam suasana yang penuh haru dan kekhidmatan, Amsakar meminta, para jemaah untuk menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, serta membawa nama baik Kota Batam selama menjalani ibadah haji.
”Laksanakan ibadah ini dengan sungguh-sungguh. Tidak perlu risau terhadap apa yang ditinggalkan di Batam. Insya Allah, semua akan baik-baik saja,” kata Amsakar.
Para JCH tahun ini diberangkatkan melalui tiga kelompok terbang (kloter) yang telah dijadwalkan secara bertahap. Kloter pertama akan diisi oleh 112 jemaah. Mereka dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Batam pada 1 Mei 2025 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 2 Mei 2025.
Menyusul kemudian, kloter kedua berjumlah 238 jemaah. Mereka akan memasuki asrama pada 2 Mei 2025 dan bertolak ke Arab Saudi, 3 Mei 2025. Sementara itu, kloter ketujuh belas menjadi kloter terbesar yang membawa 395 jemaah. Mereka dijadwalkan masuk ke Asrama Haji pada 19 Mei 2025 dan akan terbang ke Tanah Suci sehari kemudian, tepatnya pada 20 Mei 2025.
Dari keseluruhan jumlah JCH asal Batam, sebanyak 335 orang merupakan laki-laki dan 410 orang lainnya perempuan. Seluruh jemaah tergabung dalam Embarkasi Batam dan akan menunaikan ibadah haji pada musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Batam melalui Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra memberikan bantuan uang saku sebesar Rp1 juta kepada masing-masing calon jemaah.
Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening pribadi jemaah sebagai bekal tambahan selama menunaikan ibadah.
Amsakar memohon doa kepada para jemaah agar dirinya dan Li Claudia dapat menunaikan amanah dengan baik. ”Kami mohon doa agar bisa membawa Batam ke arah yang lebih maju, sejahtera, dan membahagiakan warganya,” ujarnya.
Tak lupa, ia menitipkan doa lebih luas untuk keselamatan dan keberkahan bagi Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dan Indonesia secara keseluruhan. ”Doakan kota dan negeri yang kita cintai ini agar selalu aman, tenteram, dan diberkahi oleh Allah SWT,” ucap Amsakar.
Amsakar meminta para jemaah untuk senantiasa berkoordinasi dengan petugas haji yang telah ditugaskan. Ia mengingatkan pentingnya kesabaran dan ketaatan terhadap seluruh aturan, baik di asrama maupun selama perjalanan di Tanah Suci.
”Kesabaran, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap arahan petugas adalah kunci utama kenyamanan ibadah. Jaga nama baik Batam, jaga persatuan, dan mari kita doakan juga kebaikan untuk Kota Batam, Kepulauan Riau, dan bangsa Indonesia,” ungkap Amsakar. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : FISKA JUANDA