Buka konten ini
Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, memberikan perhatian serius terkait keamanan dan pertahanan wilayah perbatasan di Provinsi Kepri. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Direktur C Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Brigjen TNI Mirza Patria Jaya, di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/4).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga intelijen militer dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah perbatasan Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Mantan legislator DPRD Provinsi Kepri ini, menyambut baik kehadiran BAIS TNI dan menyampaikan apresiasi atas komitmen kerja sama yang ditunjukkan. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga stabilitas keamanan, mengingat Kepri merupakan wilayah kepulauan yang strategis dan rawan terhadap aktivitas kriminal internasional.
“Kepri adalah wilayah terdepan yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan pengambilan keputusan yang terintegrasi serta tepat sasaran,” ujar Wagub Nyanyang.
Lebih lanjut, ia berharap si-nergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan BAIS TNI dapat menciptakan kesamaan visi dan misi dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah. Politisi Partai Gerindra ini berharap, pertemuan menjadi awal yang baik dalam membangun strategi bersama untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di wilayah Kepri secara berkelanjutan dan komprehensif.
“Kepri adalah daerah strategis nasional, karena sebagian merupakan daerah perbatasan. Tentu persoalan keamanan harus menjadi atensi bersama,” tutupnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Mirza Patria Jaya dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga guna memerangi berbagai kejahatan lintas negara, termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan narkoba, rokok ilegal, terorisme, hingga barang-barang selundupan yang berpotensi mengancam kedaulatan dan ketahanan nasional.
“Kolaborasi ini penting agar kita dapat bertindak lebih cepat, tepat, dan berdasarkan data intelijen yang valid serta akurat,” ungkap Brigjen TNI Mirza Patria Jaya.
BAIS TNI sendiri merupakan organisasi strategis di bawah Komando Markas Besar TNI yang bertugas menyuplai analisis intelijen aktual maupun prediktif jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang kepada pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan.
Lembaga ini juga bertanggung jawab atas penyelenggaraan operasi intelijen strategis serta pembinaan kekuatan dan kemampuan intelijen dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra TS Arif Fadillah, Kepala Badan Kesbangpol Darson. Sementara dari Tim BAIS TNI hadir Paban C4 Kolonel Arh Syafrudin Harahap, Paban C2 Kolonel Laut Ardiyan Delli Laohenna Pessy, Dansubsatgas Kepri Kpt. Laut Tarwa, Dantim Tanjungpinang Lettu Laut Hasanudin, dan Dantim Batam Lettu CPL Frans beserta anggota Tim BAIS. (***)
Reporter : JAILANI
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI