Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Seorang bocah berinisial MO, 12, dinyatakan meninggal dunia, setelah tenggelam karena terbawa arus di gorong-gorong kawasan Jalan Batu Naga, Kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (9/4).
Kejadian tersebut diketahui terjadi saat berlangsungnya hujan deras. Awalnya, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Tanjungpinang me-nerima informasi, terkait korban yang hanyut dan sempat nyangkut di dalam gorong-gorong.
Di lokasi kejadian, tim penyelamatan berhasil menahan kaki korban. Sementara bagian tubuh korban masih berada di dalam dan terendam air gorong-gorong yang atasnya tertutup.
”Kita datang, kaki korban sudah ditahan oleh petugas damkar. Agar korban tidak hanyut lebih jauh ke dalam,” kata Kepala BPBD Tanjungpinang, M. Yamin.
Setelah itu, petugas berusaha menyelamatkan korban dengan memecahkan tutup gorong-gorong, yang terbuat dari semen. Proses penyelamatan itu berlangsung selama lebih kurang 15 menit.
Setelah itu, korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan. Kendati demikian, saat itu kondisi korban sudah tidak bergerak dan meninggal dunia saat perjalanan ke RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.
”Korban 15 menit di dalam air. Kondisi korban sudah tidak bernafas saat di perjalanan ke rumah sakit,” sebutnya.
Ia menambahkan, bahwa saat kejadian gorong-gorong di Jalan Batu Naga dalam kondisi deras.
”Karena hujan deras. Kondisi airnya berwarna keruh dan bercampur pasir,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI