Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Jumlah efesiensi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 di Pemko Tanjungpinang masih dalam tahap pembahasan. Sejauh ini, efesiensi sudah terkumpul sebesar Rp80 miliar.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan bahwa pembahasan efisiensi sudah masuk ke tahap akhir. ”Hasil efesiensi lebih kurang sekitar Rp80 miliar lebih,” kata Lis Darmansyah, Jumat (4/4).
Lis menyampaikan, terkumpulnya anggaran efesiensi sebesar puluhan miliar itu berasal dari efisiensi kegiatan. ”Sekarang ini hampir semua tidak ada kegiatan. Ada kegiatan yang bersifat pokok, tapi kalau yang tidak pokok memang kita hold,” tambahnya.
Pekerjaan fisik, kata dia, juga menjadi sasaran efisiensi dengan nilai bervariasi. Pekerjaan fisik Pemko Tanjungpinang rata-rata dipangkas sebesar 50 hingga 70 persen.
Secara total, kata dia, ada Rp281 miliar yang harus diefesiensi. Namun untuk menutupi kekurangan, masih ada efisiensi perjalanan dinas sebesar 50 persen, hingga pemotongan TPP 25 persen dan sebagainya.
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan Pemko Tanjungpinang akan kembali mengefisiensi tahap kedua apabila masih ada kekurangan.
”Nanti kita lihat, setelah efisiensi tahap pertama selesai, mana kegiatan yang boleh dilaksanakan dan mana yang tidak. Ternyata masih ada kekurangan atau defisit, itu lah kita cari lagi dengan efisiensi tahap dua. itu lah kondisi yang ada,” pungkasnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI