Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun kembali menggelar festival lampu hias Eid Mubarak 1446 H/2025 M yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Karimun.
Kepala Dinas Pariwisata Karimun, Yunus, mengatakan, hari terakhir pendaftaran 15 Maret mencapai 46 peserta.
”Alhamdulillah, cukup antusias perlombaan festival lampu hias Eid Mubarak pada tahun ini. Dari 46 peserta terbagi dua yaitu 15 peserta lampu colok dan 31 peserta lampu elektronik,” terangnya, Kamis (20/3).
Adapun peserta yang ikut tersebut, berasal dari 4 kecamatan di Pulau Karimun Besar, Kecamatan Sepulau Kundur, Kecamatan Buru dan Ungar. Sedangkan untuk jadwal penilaian lampu hias Eid Mubarak 1445 H/2025 M oleh panitia akan dimulai Selasa (25/3) dan Rabu (26/3) mendatang.
”Tujuan dari festival lampu hias Eid Mubarak ini, tidak lain untuk melestarikan budaya Melayu agar tidak termakan zaman diera modern sekarang,” terangnya.
Sehingga, bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Terutama bagi masyarakat Karimun yang balik kampung bisa menikmati warna warni lampu colok maupun lampu elektronik dengan berbagai miniatur masjid yang dirangkai oleh peserta.
”Dengan hadiah total Rp 135 juta. Dimana hadiah uang tunai tersebut, langsung ditransfer ke rekening pemenang nantinya dengan melampirkan NPWP dan pajak ditanggung pemenang saat pendaftaran,” tuturnya.
Sementara untuk pemenang nantinya mulai dari juara I kategori lampu colok menerima sebesar Rp20 juta, juara II Rp17,5 juta, juara III Rp15 juta, juara IV Rp12,5 juta, juara V Rp10 juta, jura VI Rp7,5 juta. Sedangkan juara I kategori lampu elektrik Rp15 juta, juara II Rp12,5 juta, juara III Rp10 juta, juara IV Rp7,5 juta, juara V Rp5 juta, juara VI Rp2,5 juta.
Sedangkan pantauan di lapangan, beberapa kampung sudah mulai membangun gerbang lampu colok maupun lampu hias dengan membangun miniatur masjid.
”Kita dekorasi sore hari aja bang, sambil menjelang berbuka puasa. Kali ini kita mendekorasi lampu elektronik saja, kalau lampu colok biayanya mahal apalagi minyak tanah mahal,” kata salah seorang warga di Karimun. (***)
Reporter : TRI HARYONO
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI