Buka konten ini
Atletico Madrid tidak beruntung menghadapi Real Madrid dan FC Barcelona secara beruntun. Buktinya, setelah dieliminasi Real via adu penalti 2-4 dalam babak 16 besar Liga Champions (13/3), Atletico diperdaya Barca 2-4 dalam jornada ke-28 LALIGA, Senin (17/3) dini hari.
Dua kekalahan yang sama-sama terjadi di kandang sendiri, Riyadh Air Metropolitano, dan dengan cara menyakitkan. Ketika kalah oleh Real, gol striker Atletico Julian Alvarez saat adu penalti dianulir gara-gara dilakukan dengan dua kali sentuhan.
Nah, kemarin, Atletico yang sudah unggul 2-0 atas Barca sampai menit ke-70, malah kena comeback empat gol lawan. Dua gol di antaranya terjadi pada injury time. Bukti Los Colchoneros gamon alias gagal move on dari kekalahan di Derbi Madrileno?
“Memang begitu adanya. (Bermain hingga) 120 menit di Liga Champions (plus adu penalti kontra Real, red) masih membebani kami. Jujur, kami kelelahan,” kata gelandang versatile Atletico Marcos Llorente seperti dilansir DAZN.
Karena kelelahan, pemain Atletico kewalahan ketika pemain Barca memainkan taktik umpan-umpan silang. “Mereka juga punya finisher yang hebat. Kami berusaha keras untuk meraih hasil imbang, tetapi malah kemasukan gol yang keempat,” tambah Llorente.
Winger Atletico Giuliano Simeone menyangkal faktor mental yang anjlok punya andil dalam kekalahan oleh Barca. “Kelelahan fisik kami tidak mampu menutupi kelemahan kami. Bukan soal mental,” tutur putra entrenador Atletico Diego Simeone tersebut.
Sementara Pablo Barrios, gelandang Atletico, menilai timnya kemarin seperti kehilangan kemampuan untuk membuat gol pada menit-menit akhir seperti yang biasanya dilakukan. “Biasanya, kami yang mencetak gol di menit-menit akhir. Tetapi, hari ini (kemarin, red), giliran kami yang menderita,” bebernya kepada Mundo Deportivo. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO