Buka konten ini
LINGGA (BP) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingga menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah. Rapat ini berlangsung di ruang tunggu penjualan tiket Pelabuhan Feri Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Selasa (11/3).
Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolsek Singkep Barat, Kepala KPLP Lingga, Kasat Polairud Polres Lingga, Kasat Lantas Polres Lingga, Basarnas Lingga, Kejari Lingga, Kepala BMKG Dabo Singkep, Kepala Desa Jagoh, serta tamu undangan lainnya.
Dalam rapat koordinasi ini, beberapa poin penting menjadi perhatian utama, di antaranya:
Lonjakan penumpang dari luar daerah, Penataan parkir kendaraan di area Pelabuhan Jagoh, Batas kapasitas penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Jagoh ke daerah lain, Jumlah armada yang disiapkan sebagai angkutan penumpang selama periode mudik.
Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal, mengatakan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan dicantumkan dalam berita acara dan menjadi acuan dalam pelayanan serta pengamanan mudik mulai H-7 Idulfitri.
”Alhamdulillah, hari ini kami telah selesai melaksanakan rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan di Kabupaten Lingga. Hasil dari rapat ini berupa aturan dan kebijakan guna menjaga keamanan serta kenyamanan pelayanan di Pelabuhan Jagoh menjelang mudik Idulfitri 1446 H,” ujar Hendry saat diwawancarai Batam Pos, Selasa (11/3).
Lebih lanjut, Hendry menjelaskan bahwa aturan dan kebijakan yang telah disepakati akan diterapkan kepada semua elemen yang berkegiatan di Pelabuhan Jagoh, seperti agen tiket kapal, sopir travel, tenaga buruh, tenaga kesehatan, dan warga yang menjemput keluarga.
”Kesepakatan rapat ini mencakup penertiban parkir kendaraan liar, pembatasan akses bagi sopir travel, tenaga buruh, dan penjemput di pelabuhan, pengawasan ketat terhadap penjualan tiket agar tidak terjadi kelebihan kapasitas, serta penambahan armada kapal,” jelas Hendry.
Hendry menambahkan, berdasarkan kesepakatan rapat, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-5 Idulfitri, dengan lonjakan arus balik pada H+5 Idulfitri 1446 H.
”Sebagaimana disampaikan oleh UPP Kelas III Dabo Singkep, lonjakan arus mudik diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H+5 Idulfitri 1446 H,” tambahnya.
Kadishub Lingga juga mengimbau kepada agen kapal agar selalu berkoordinasi dengan Syahbandar dan Dishub Lingga dalam penjualan tiket untuk mencegah kelebihan kapasitas penumpang dan barang.
”Untuk keamanan dan kenyamanan pelayaran, kami mengimbau kepada agen kapal agar selalu berkoordinasi dengan Dishub dan Syahbandar dalam penjualan tiket. Hal ini penting agar tidak terjadi kelebihan kapasitas yang dapat membahayakan keselamatan penumpang dan kelancaran pelayaran,” tutupnya. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI