Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo, yang dulu dikenal sebagai pusat bursa kerja di Batam, kini berubah fungsi menjadi tempat istirahat bagi para pekerja, terutama selama bulan Ramadan. Jika sebelumnya ribuan pencari kerja (pencaker) berdesakan di area ini, kini pemandangan tersebut semakin jarang terlihat.
MPH Batamindo selama bertahun-tahun menjadi lokasi utama perekrutan tenaga kerja bagi industri di kawasan Muka Kuning dan sekitarnya. Setiap hari, ratusan hingga ribuan pencaker datang untuk mencari informasi lowongan kerja dan mengikuti proses seleksi. Namun, belakangan ini, suasana di kawasan tersebut tampak lebih lengang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Perubahan ini diduga dipicu oleh pergeseran metode perekrutan perusahaan di Batam. Kini, banyak perusahaan lebih memilih merekrut karyawan melalui media sosial atau platform daring daripada membuka lowongan langsung di MPH Batamindo. Akibatnya, pencaker tidak lagi berkumpul di satu titik seperti dulu.
”Sekarang ini, MPH hanya ramai jika ada perekrutan atau seleksi langsung dari perusahaan. Itu pun tidak setiap hari seperti sebelumnya,” ujar Iman, salah satu petugas di MPH Batamindo.
Meskipun aktivitas perekrutan berkurang, fasilitas di MPH Batamindo tetap terawat. Papan pengumuman dan boks kaca yang dulu penuh dengan informasi lowongan kerja masih berdiri di tempatnya. Namun, kini tak lagi terlihat pengumuman lowongan kerja baru, menandakan bahwa fungsi utama lokasi ini telah berubah.
Di tengah perubahan tersebut, MPH kini lebih banyak dimanfaatkan oleh pekerja sebagai tempat istirahat, terutama saat jam makan siang. Ruang yang luas dan teduh membuat para pekerja memilih bersantai di sana sebelum kembali bekerja.
Selama bulan Ramadan, kawasan ini semakin ramai digunakan untuk beristirahat. Para pekerja yang menjalankan ibadah puasa lebih memilih tidur atau bersantai di MPH daripada menghabiskan waktu di luar ruangan yang panas.
”Kebetulan puasa juga, jadi tiduran di sini untuk mengisi waktu istirahat,” kata Amri, salah satu pekerja di kawasan tersebut.
Fenomena ini mencerminkan bagaimana tren pencarian kerja telah bergeser ke ranah digital. Seiring perkembangan teknologi, perusahaan lebih banyak mengandalkan internet untuk menjangkau calon pekerja, sehingga interaksi langsung di lokasi bursa kerja semakin berkurang.
Meskipun MPH Batamindo tak lagi seramai dulu, kawasan ini tetap memiliki fungsi bagi masyarakat sekitar. Selain menjadi tempat istirahat pekerja, aula ini masih berpotensi digunakan kembali jika ada perusahaan yang ingin mengadakan perekrutan langsung di masa depan. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : Ratna Irtatik