Buka konten ini
BATUAMPAR (BP) PT Pelni Cabang Batam memprediksi lonjakan arus mudik Lebaran 1446 Hijriah akan terjadi pada periode 23-28 Maret 2025, khususnya pada rute Batam-Belawan, Sumatra Utara. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Pelni menambah satu kapal dan mengatur jadwal kebe-rangkatan guna mengurangi jumlah penumpang pada setiap perjalanan.
Kepala PT Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa tren pemudik setiap tahun menunjukkan lonjakan signifikan pada pekan terakhir menjelang Lebaran.
Kami memprediksi bahwa tanggal 23 Maret akan menjadi puncak arus mudik, karena banyak pemudik yang ingin tiba lebih awal di kampung halaman. Oleh karena itu, kami menambah satu kapal dan mengatur jadwal keberangkatan pada 23, 25, 28, dan 31 Maret,’’ ujarnya, Minggu (9/3).
Edwin menjelaskan bahwa Pelni Batam akan melayani pelayaran pulang-pergi tujuan Belawan sebanyak empat kali pada periode 23-31 Maret 2025. Hal ini bertujuan untuk meme-cah kepadatan penumpang yang biasanya menumpuk pada tanggal tertentu.
Kami ingin menghindari situasi seperti pada angkutan Natal dan Tahun Baru kemarin, di mana puncak kepadatan terjadi pada dua hari tertentu. Dengan penambahan kapal dan penjadwalan yang lebih terstruktur, kami berharap pemudik memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan,’’ katanya.
KM Kelud, yang menjadi andalan angkutan laut Pelni, tetap akan melayani rute Batam-Belawan dan Batam-Tanjung Priok. Namun, Edwin menyebutkan bahwa tiket keberangkatan pada 23 Maret sudah menunjukkan angka pemesanan tertinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan keberangkatan pada tanggal lain, seperti 25 atau 28 Maret, agar perjalanan lebih nyaman,” ujarnya.
Selain menambah kapal dan mengatur jadwal keberangkatan, Pelni Batam juga memperkuat sistem check-in online untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan. La-yanan check-in online ini telah diterapkan sejak Desember 2024 dan dapat diakses melalui aplikasi Pelni Mobile.
Check-in online dapat dilakukan mulai 12 jam hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Hal ini sangat membantu me-ngurangi antrean panjang di loket pelabuhan,’’ jelas Edwin.
Layanan check-in online ini berlaku untuk semua tiket Pelni, baik yang dibeli melalui aplikasi, ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, agen resmi, maupun platform Livin by Mandiri.
Penumpang cukup memasukkan kode booking tiket mereka ke dalam aplikasi Pelni Mobile untuk melakukan check-in,’’tambahnya.
Dengan berbagai upaya ini, Pelni Batam berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan tertib. ”Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan online agar terhindar dari kepadatan di pelabuhan,” pungkasnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : RATNA IRTATIK