Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang, Sekupang, semakin ramai dikunjungi warga dalam sepekan terakhir. Banyak masyarakat datang untuk berziarah ke makam keluarga mereka menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini telah menjadi kebiasaan turun-temurun bagi umat Muslim sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta untuk mendoakan orang-orang terkasih yang telah berpulang.
Tak hanya para peziarah, pedagang bunga musiman juga mulai bermunculan di sekitar TPU Seitemiang. Mereka berjejer hingga ke pinggiran Jalan Diponegoro, menawarkan berbagai jenis bunga dan perlengkapan ziarah. Air untuk menyiram makam pun tersedia, memudahkan peziarah dalam menjalankan tradisi mereka.
Dahlia, salah satu pedagang bunga, mengaku dagangannya laris dalam dua hari terakhir.
“Alhamdulillah, banyak pengunjung yang membeli bunga dan air untuk ziarah,” ujarnya.
Menurutnya, puncak keramaian biasanya terjadi pada sore hari, ketika banyak keluarga meluangkan waktu untuk berziarah bersama.
Hal serupa dirasakan Yusuf, pedagang bunga lainnya. Ia mengatakan bahwa dalam dua hari terakhir, dua karung bunga potong hampir habis terjual.
“Kemarin saya dan anak-anak harus menyiapkan bunga lagi karena keramaian akan terus bertambah hingga awal Ramadan nanti yang jatuh akhir pekan,” katanya.
Ia pun menambah stok bunga agar tidak kehabisan saat permintaan meningkat.
Di sepanjang jalan menuju TPU, lapak-lapak pedagang menawarkan berbagai pilihan bunga, mulai dari bunga potong campuran hingga bunga segar dalam kemasan lebih eksklusif. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, tergantung jenis dan jumlah bunga dalam satu bungkus.
Sementara itu, suasana di dalam TPU semakin ramai. Peziarah dari berbagai daerah datang untuk membersihkan makam, menabur bunga, dan mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia. Beberapa juga membawa air untuk menyiram makam agar tetap bersih dan terawat.
Umar, seorang pekerja di TPU Seitemiang, mengungkapkan bahwa jumlah peziarah meningkat drastis dibandingkan hari-hari biasa.
“Menjelang Ramadan, orang-orang lebih banyak berziarah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan ini memang sudah diprediksi karena setiap tahun pemakaman selalu dipenuhi peziarah menjelang bulan puasa.
Endang, seorang penjual bunga di gerbang TPU, juga merasakan berkah dari meningkatnya jumlah pengunjung.
“Alhamdulillah, ada tambahan rezeki menjelang Ramadan,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa momen ini selalu menjadi waktu yang baik bagi pedagang bunga musiman untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Jamil, salah satu peziarah, mengungkapkan bahwa ziarah menjelang Ramadan sudah menjadi rutinitas bagi keluarganya. Ia selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi makam anak pertamanya yang meninggal enam tahun lalu. “Setiap tahun sebelum puasa, kami sekeluarga datang untuk membersihkan makam dan mendoakan anak kami,” ujarnya dengan haru.
Banyaknya peziarah dan pedagang bunga musiman juga terlihat di TPU Taman Langgeng, Seipanas, Batam Kota. Bahkan, sejumlah pedagang terlihat menawarkan bunga dalam kemasan plastik di dekat jalur putar balik dari arah patung kuda, Seipanas. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK