Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Pemerintah bekerja keras untuk memastikan seluruh angkutan Lebaran tahun ini beroperasi secara optimal. Sehingga masyarakat yang mudik menggunakan transportasi umum mendapat pelayanan terbaik. Termasuk dengan memberikan diskon untuk tiket pesawat dan tarif tol.
Usai rapat koordinasi kesiapan Ramadan dan Idulfitri 2025 pada Senin (24/2) malam, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, menyampaikan bahwa tiket kereta api untuk mudik tahun ini sudah ludes terjual.
”Yang menarik juga kereta api ternyata kursi yang disiapkan sudah terjual habis. Padahal masih lama Lebaran ini,” kata dia.
Khusus untuk tiket pesawat, Lodewijk menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengupayakan agar diskon yang diterima oleh masyarakat lebih besar dari Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Mereka ingin, diskon tiket pesawat untuk arus mudik dan balik di atas 10 persen. ”Diskon tiket pesawat itu berdampak kepada fuel recharge tentunya, kemudian parking fee yang lebih murah. Sehingga dengan demikian tentunya tidak ada alasan dari airline tidak menurunkan harga tiket,” jelasnya.
Lodewijk menjelaskan, pihaknya mengupayakan agar penurunan harga tiket pesawat untuk arus mudik dan balik bisa lebih besar dari sebelumnya. ”Masih dikoordinasikan seberapa besar penurunan dari tiket (pesawat). Kalau waktu Nataru itu 10 persen, kami harapkan mungkin lebih dari 10 persen,” terang dia.
Diskon lain yang sedang disiapkan oleh pemerintah adalah tarif tol. Lodewijk menyebut, diskon tarif tol selama musim mudik dan balik bisa mencapai 20 persen. Pemerintah berharap kebijakan itu bisa dinikmati dan membuat perjalanan mudik masyarakat terasa lebih nyaman.
”Yang sudah pasti untuk tol, itu mendapat diskon sebesar 20 persen. Itu cukup besar. Sehingga diharapkan semuanya itu memberikan kelancaran dalam proses arus mudik,” ujarnya. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY