Buka konten ini
Green Day telah menebus kerinduan Idiot Nation –sebutan penggemarnya– Indonesia yang terpendam sejak lama. Grup musik punk rock asal Amerika Serikat itu akhirnya kembali menggelar konser di Jakarta setelah 29 tahun berlalu.
”Jakarta,” teriak sang vokalis Billie Joe Armstrong dari atas panggung di Carnaval Ancol, Jakarta, Sabtu (15/2) malam. Green Day membuka konser bertajuk Green Day Live in Jakarta itu dengan lagu The American Dream Is Killing Me.
”Aku mau semuanya melompat dari yang ada di depan sampai belakang,” ujar Armstrong sebelum membawakan Welcome to Paradise.
Green Day ingin penonton betul-betul menikmati konser tanpa repot dengan gawai. Armstrong menyampaikan bahwa di konsernya, semua bebas mengekspresikan diri.
”Guys, ayolah jangan ada yang menggunakan handpone sekarang. Kamu tidak butuh itu saat ini. Mari menggila,” katanya.
Di pertengahan lagu Know Your Enemy, Armstrong menarik satu penonton perempuan ke panggung. ”Aku butuh seseorang untuk naik ke atas panggung,” ucapnya sembari menunjuk perempuan berhijab.
Di momen lain, Armstrong membentangkan bendera Indonesia yang diambil dari seorang penonton. Dia lantas memakai bendera layaknya jubah saat menyanyikan Are We Waiting dan bahkan menciumnya. Penonton langsung heboh berteriak.
Konser Green Day Live in Jakarta memang penuh dengan antusiasme para Idiot Nation. Mereka meluapkan kegembiraan dan euforia bersama Armstrong, basis Mike Dirnt, dan drumer Tre Cool.
”Ini bukan tentang politik, tapi ini tentang cinta, enjoy. Dan ini bukan pesta, tapi perayaan,” ujar Armstrong, mengapresiasi energi Idiot Nation Indonesia.
Teriakan penonton semakin kencang ketika intro Wake Me Up when September Ends terdengar. Bersama Armstrong, mereka menyanyikan bersama lagu itu.
Green Day tampil selama 1,5 jam dengan membawakan sekitar 24 lagu hit mereka sepanjang masa. Beberapa di antaranya adalah Basket Case, 21 Guns, Minority, American Idiot, Dilemma, Forever Now, Boulevard of Broken Dreams, St. Jimmy, dan Jesus of Suburbia.
Sebelum ini, Green Day kali terakhir mengadakan konser di Jakarta pada 2 Februari 1996 di Jakarta Convention Center. ”Terima kasih apresiasinya! Sudah lama, ya, setelah kami terakhir ke sini 29 tahun yang lalu,” ucap Armstrong setelah Bobby Sox dinyanyikan.
Konser Green Day Live in Jakarta merupakan rangkaian dari perayaan festival Hammersonic ke-10 yang diinisiasi Ravel Entertainment selaku promotor. Penonton yang datang tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari luar negeri, termasuk India. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : UMY KALSUM