Buka konten ini

KANTOR Lurah Tanjungbalai di Jalan Pertambangan, Kecamatan Karimun, dibobol maling. Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (4/5) saat aparatur sipil negara (ASN) mulai beraktivitas setelah libur.
Lurah Tanjungbalai, Azrizal, membenarkan kejadian tersebut. Ia menduga pelaku memanfaatkan momen libur panjang ASN untuk melancarkan aksinya.
“Libur ASN cukup lama, mulai Jumat (1/5) hingga Senin (4/5) baru aktif kembali.
Kemungkinan kesempatan ini dimanfaatkan pelaku untuk beraksi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ruangan yang menjadi sasaran pencurian adalah ruang pelayanan yang kondisinya relatif terbuka. Saat tiba di kantor, ia mendapati sejumlah laci meja telah dibongkar secara paksa.
“Sepertinya pelaku mencari barang berharga,” tambahnya.
Azrizal memastikan tidak ada barang penting yang hilang dari ruang kerjanya. Namun, di ruang pelayanan, satu unit kipas angin dilaporkan raib. Beruntung, perangkat komputer tidak ikut dicuri sehingga pelayanan publik tetap dapat berjalan.
“Kalau komputer ikut hilang, tentu pelayanan akan terganggu,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Pada tahun lalu, kantor tersebut juga pernah dibobol maling dengan kerugian berupa uang tunai dan kipas angin gantung.
Menurutnya, pelaku diduga masuk melalui pintu belakang dengan cara merusaknya. Area belakang kantor berbatasan dengan pemakaman dan hanya dipisahkan tembok yang tidak terlalu tinggi, sehingga memudahkan pelaku untuk masuk.
“Kalau dari pintu depan tidak mungkin, karena di sebelah selatan ada warung yang buka sampai dini hari,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kelurahan berencana meningkatkan keamanan, salah satunya dengan meninggikan tembok di bagian belakang kantor.
“Agar tidak terulang, kemungkinan tembok belakang akan ditinggikan,” pungkasnya. (***)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY