Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Sejumlah simpang vital di Kota Batam mendadak “buta” setelah lampu lalu lintas yang biasanya mengatur arus kendaraan tidak berfungsi akibat dijarah komplotan pencuri, Rabu (25/3) malam.
Aksi tersebut terjadi hampir bersamaan sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku menyasar sejumlah titik strategis dengan volume kendaraan tinggi, seperti Simpang Calista, Simpang KDA, lampu merah Masjid Agung Batam Center, hingga flyover Laluan Madani.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan pola serupa di setiap lokasi. Boks kontrol dibongkar paksa, panel dibiarkan terbuka, kabel-kabel menjuntai, dan sejumlah komponen utama hilang. Akibatnya, sistem pengatur lalu lintas lumpuh seketika.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Faisal Novrieco, mengatakan aksi tersebut bukan kali pertama terjadi. Polanya bahkan kerap berulang, terutama saat momen libur panjang.
“Biasanya terjadi saat Lebaran, Natal, atau Tahun Baru. Diduga pelaku sudah terorganisir dan memahami sistem,” ujar Faisal, Jumat (27/3).
Ia menjelaskan, komponen yang menjadi incaran bukan barang sembarangan. Pelaku memburu kabel tembaga, modul controller, hingga perangkat kelistrikan lain yang memiliki nilai jual tinggi.
Ironisnya, aksi pencurian tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTv). Rekaman kini tengah dianalisis untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga lebih dari satu orang.
Dampaknya langsung dirasakan pengguna jalan. Sejumlah lampu lalu lintas mati total, sementara sebagian lainnya hanya berkedip tanpa kendali. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di persimpangan padat.
“Kalau lampu mati, potensi kecelakaan sangat besar, apalagi di titik dengan arus kendaraan tinggi,” tambahnya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, perusakan fasilitas umum juga dilaporkan terjadi di kawasan Masjid Agung Batam Center. Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku pada malam yang sama.
Saat ini, Dinas Perhubungan Batam telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memburu pelaku. Perbaikan darurat juga terus dilakukan agar fungsi lampu lalu lintas dapat segera kembali normal.
Ke depan, pengawasan akan diperketat dengan mengoptimalkan CCTv serta meningkatkan patroli rutin, terutama pada periode rawan seperti libur panjang.
Dishub Batam juga mengajak masyarakat turut menjaga fasilitas publik dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar infrastruktur jalan.
“Ini fasilitas bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi,” ujar Faisal. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO